Iklan
Pemprov

Bagikan Dividen Sebesar Rp 212 Miliar di RUPS 2020

Palembang, Detik Sumsel – Bank Sumsel Babel (BSB) membagikan dividen Rp 212 miliar pada pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2020 di Jakarta, Senin (22/03) lalu, secara year on year (yoy) dividen tumbuh sebesar 16,8 persen dari tahun buku 2019 yakni sebesar Rp181,5miliar.

Dividen disetor kas daerah sebagai pendapatan asli daerah (PAD) sesuai dengan share lembar saham yang dimiliki pemegang saham.

Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Ahmad Syamsudin, mengatakan, dari total pendapatan sepanjang tahun 2020 yang meningkat 109 persen, sebanyak 50 persen dibagikan sebagai dividen, 45 persen cadangan umum untuk pengembangan bisnis ke depan dan lima persen sisanya dilokasikan untuk mitra perusahaan.

“Alhamdulillah kinerja bank Sumsel Babel diapresiasi oleh Mendagri, Tito Karnavian yang tadi sempat hadir. Dibandingkan dengan BPD lain kinerja Bank Sumsel Babel dinilai cukup baik. Hanya ada koreksi BOPO saja,” kata Ahmad Syamsudin.

Sebagai informasi, Biaya Operasional/Pendapatan Operasional (BOPO) Bank Sumsel Babel tahun 2020 sebesar 81.59 persen yoy membaik dibanding Tahun 2019 sebesar 81.91 persen.

Baca Juga :   Hadiri Silaturahim Nasional, Aspal Karet dan Bensin Sawit Masih Jadi Prioritas

Menurut Ahmad, capaian gemilang Bank Sumsel Babel di tahun 2020 tidak lepas dari kontribusi pengurus, direksi, komisaris, dan insan bank Sumsel Babel yang luar biasa meski di tengah pandemi.

“Masih menghasilkan kinerja yang baik dengan pencapaian aset yang bagus, NPL juga bagus, memang ada challenge di BOPO karena tahun 2021 menerapkan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN ). Insyaallah harapannya bisa diselesaikan,” jelasnya.

Dikatakannya, perseroan mencatatkan laba tahun 2020 sebesar Rp552miliar atau tumbuh 12.78 persen dibanding tahun 2019 Rp489 miliar. Untuk laba bersih setelah pajak tahun 2020 mengalami peningkatan yang cukup baik yakni sebesar 423,6miliar yoy atau tumbuh 16.72 persen dibandingkan tahun buku 2019 Rp362.9 miliar.

Adapun peningkatan laba ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga 2.83 persen dan penuruan beban bunga sebesar 6.13 persen dibanding tahun 2019.

Selama tahun 2020, Bank Sumsel Babel juga mengalami peningkatan pertumbuhan yang cukup baik di beberapa sektor mulai dari aset hingga dana pihak ketiga (DPK).

Aset tahun 2020 Rp28,05 triliun atau tumbuh 0,27 persen dibanding tahun 2019 Rp27,98 triliun. Kredit tercatat Rp17, 54 triliun yoy tumbuh 5,86 persen dibanding tahun 2019 Rp16,57triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) tahun 2020 sebesar Rp21,10 triliun yoy menurun 2.89 persen dibandingTahun 2019 Rp21,73 triliun. DPK Didominasi dana masyarakat sebesar Rp17,5triliun yoy meningkat 0,51 persen dibanding tahun 2019 Rp17,60 triliun
Ahmad menjelaskan, konsolidasi bank umum (KUB) disetujui.

Baca Juga :   Hadirkan Festival Buka Bersama All You Can Eat

Secara prinsip, dari RUPS pun telah menyetujui bank Sumsel Babel untuk melakukan investasi di bank Lampung sebesar Rp150 miliar.

Persetujuan investasi ini merupakan suatu kehormatan untuk mencapai impian ke masa yang akan datang. Tak hanya itu, hal tersebut juga dinilai sebagai salah strategi bank untuk kian berkembang. Terlebih, dengan adanya persetujuan investasi ini juga berikan angin segar untuk pengembangan bisnis perbankan.

“Bank Lampung ini bagus dan kita punya potensi pengembangan bisnis antara Sumsel dan Babel. Dua provinsi ini ada kaitan bisnis dan histori. Sudah disetujui dan persetujuan OJK. Dari OJK soal KUB ini belum ada aturan detil,” tutupnya. (Ril/May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Sambut Tahun Ajaran Baru, Grand JM Hadirkan Area Khusus Back To School

Palembang, Detik Sumsel – Menjelang tahun ajaran baru, Grand JM PS Palembang sudah menyiapkan beragam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *