Pemprov
Manajer Tim Sriwijaya FC Hendri Zainuddin.
Manajer Tim Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin.

Audiensi dengan BOPI, Sriwijaya FC Berharap PT.LIB Segera Lunasi Hutang

#Tagih Hutang pada PT.LIB

Palembang, Detik Sumsel – Manajemen klub Sriwijaya FC terus berupaya menagih hutang pada PT. Liga Indonesia Baru (LIB) sebesar Rp. 3,6 Miliar.

Setelah sebelumnya mengirimkan surat audiensi kepada Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Jumat(7/2) lalu. Manajemen Sriwijaya FC (SFC) rencananya akan bertemu langsung dengan badan otonom Kemenpora pimpinan Richard Sam Bera, Kamis (13/2) nanti.

Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin berharap langkah audiensi ini bisa menjadi jalan mendapatkan kepastian pembayaran utang PT. LIB ke Sriwijaya FC.

“Kami berharap ada sikap tegas dari BOPI yang merupakan perwakilan Pemerintah untuk mengurusi olahraga profesional, sehingga PT.LIB dapat segera melunasi hutangnya pada Sriwijaya FC, maupun klub lainnya,” harap Hendri.

Baca Juga :   Lama Ditinggal, Rumah Dua Lantai Ini Ludes Dilahap Api

Sebagaimana diketahui, utang PT LIB kepada Sriwijaya FC terjadi pada musim 2018. Saat itu, Sriwijaya FC masih berkompetisi di Liga 1. Oleh PT LIB, peserta Liga 1 2018 mendapatkan subsidi kompetisi Rp5 miliar dan pengembangan program Elite Pro Academy Rp2,5 miliar. Total dana yang harusnya didapatkan Rp7,5 miliar dari operator kompetisi tersebut.

Dengan berjalannya waktu, dana subsidi tersebut menyisakan Rp3,6 miliar setelah PT LIB membayarnya dengan mencicil. Manajemen Sriwijaya FC sudah menagih beberapa kali uang itu. Terakhir surat tagihan dilayangkan pada 27 Januari 2020. Namun sampi sekarang belum ada kepastian waktu pembayaran sementara manajemen harus terus menghidupi klub yang saat ini memasuki fase persiapan menatap Liga 2 2020.

Baca Juga :   Baku Tembak Dengan Petugas, Residivis 365 di OKI Tewas

“Hanya BOPI menjadi tumpuan kami dalam menyelesaikan masalah ini. Saya berharap pertemuan nanti bisa menghasilkan solusi terbaik bagi kami. Sebab, klub jika bermasalah dengan tunggakan gaji bisa terancam tidak bisa berkompetisi bahkan bisa-bisa berurusan dengan pengadilan, sementara bagaimana dengan PT LIB yang memiliki utang kepada klub?,” tuturnya. (Iyop)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Iyop DS

Avatar

Check Also

Fokus Kadin dan Kegiatan Sosial, H Affandi Udji Keluar dari Golkar Sumsel

Palembang, Detik Sumsel– Wakil Ketua DPD Golkar Sumsel bidang Pendidikan dan Cendekiawan, H Affandi Udji …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *