Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Kabag Umum Setda Lahat, Syaifullah Apriyanto, saat dibincangi awak media diruang kerjanya. Foto Heru / DS

Aswari Belum Kembalikan Mobdin ke Pemkab Lahat

Lahat, Detik Sumsel — Usai habisnya masa jabatan H Aswari Riva’i SE, sebagai Bupati Lahat. Otomatis semua fasilitas dinas yang selama ini dipakai, harus dikembalikan. Nyatanya empat unit mobil dinas yang dulunya dipakai Aswari, masing-masing Toyota Land Cruiser, Honda CRV, Nissan X tril dan Pajero Sport, belum diketahui keberadaan dan statusnya. Padahal yang bersangkutan sudah tidak lagi berdomisili di Kabupaten Lahat.

Kabag Umum Setda Lahat, Syaifullah Apriyanto, saat dikonfirmasi mengatakan, terkait hal itu Inspektorat telah turun memeriksa aset yang diduga ikut dibawa Aswari, saat melepaskan jabatan sebagai Bupati Lahat. Hanya saja hasil pemeriksaan Inspektorat itu, kini masih ditangan Sekda Lahat.

“Untuk Toyota Land Cruise, memang tidak ada ditempat. Untuk Pajero Sport, sudah diperiksa ada di Rumah Dinas Bupati Lahat. Sedangkan Honda CRV, dan Nissan X tril, sudah di lelang,” ujar Syaifullah Apriyanto, diruang kerjanya, Rabu (3/10).

Baca Juga :   Dangdut Fantastic Fiesta Siapkan Rekaman 3 Lagu Baru Untuk Pemenang

Syaifullah Apriyanto mengklaim, terkait aset simpan pinjam atau hibah, bukan pihak nya yang mengeluarkan kebijakan. Pihaknya hanya berwewenangan mencatat aset yang ada di Bidang Aset Badan Keuangan Daerah. Untuk melakukan tindak lanjut terhadap mobil Toyota Land Cruise, masih tunggu tindak lanjut dari Sekda Lahat.

“Harusnya bisa besar hati, kalau memang sudah tidak menjabat lagi. Ya logowo lah, tinggalkan fasilitas itu. Xtril sudah lelang, untuk dibayar apa belum, kembali ke aset (Bidang Aset),” ujarnya.

Seakan saling lempar bola. Kabid Aset Badan Keuangan Daerah Kabupaten Lahat, Ahmad Jamil, rupanya memiliki pernyataan berbeda dari Syaifullah Apriyanto. Ahmad Jamil mengatakan, bidang Aset hanya mendata aset daerah secara keseluruhan. Sedangkan yang mengetahui kondisi aset tersebut adalah Kuasa Pengguna Barang (KPB).

Baca Juga :   Baru Hendak Buka Genting, Aksi Tono Gagal Setelah Dipergoki Warga

“Aset di tangan bupati itu KPB Kabag Umum. Kami disini hanya mencatat,” jelasnya.

Disisi lain, Tokoh Pemuda Lahat, Ismed Taher SH menyayangkan sikap mantan pejabat politik di Kabupaten Lahat, yang terkesan tidak legowo meninggalkan jabatannya. Kalaupun aset tersebut harus dilelang, seharusnya dilelang secara terbuka.

“Kalau untuk mantan Bupati, mungkin ini merupakan hadiah. Tinggal ada atau tidak aturan khusus seperti ini. Memang sampai sekarang, bidang aset daerah seakan tidak transfaparan,” kata Ismed Taher. (heru).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Resmikan Agro Wisata Sindang Panjang, HD : Saya Lihat Biaya Pembuatanya Murah, Idenya yang Mahal

Lahat, Detik Sumsel – Gubernur Sumatera Selatan, Wali Kota Pagaralam, dan Bupati Lahat hadir di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Sumpah Pemuda