Beranda Banyuasin Askolani : Pelayanan Publik Terus Kami Perbaiki dan Dinomor Satukan

Askolani : Pelayanan Publik Terus Kami Perbaiki dan Dinomor Satukan

Tanggal : Pukul :
89
0

Pangkalan Balai, DetikSumsel – Bupati Banyuasin H Askolani SH MH menjadi Narasumber dalam acara TERAS OMBUDSMEN dikantor Ombudsmen Perwakilan Sumsel Jl Radio No 2 Palembang dengan Topik Potret Pelayanan Publik di Sumsel, Kamis (14/3).

Selain Bupati Banyuasin, juga hadir sebagai Narasumber Prof Adrianus Meliala (Anggota Ombudsmen RI), Prof Dr Edwar Juliarta MM (Asisten III Pemprov Sumsel) dan M Adrian Agustiansyah SH M.Hum (Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumsel).

Bupati H Askolani mengatakan, salah satu layanan yang menjadi perhatian khusus Pemkab Banyuasin terkait pembuatan e KTP dan administrasi kependudukan seperti akta kelahiran dan Kartu Keluarga, dimana mulai tahun 2019 layanan ini semua di tempatkan di Kantor Camat sehingga warga tidak perlu datang ke Kota Pangkalan Balai.

“Selama ini proses pembuatan e KTP dan administrasi kependudukan di layani di Kantor Disdukcapil, ini sangat menyulitkan dan memberatkan masyarakat mengingat letak geografis kita yang tersebar di daratan dan perairan, sangat jauh butuh waktu dan biaya yang cukup mahal. Maka setelah dilantik 18 September, saya langsung panggil Kadisdukcapil Pak Suakani dan saya tekankan bisa ngak layanan e KTP langsung dilayani di Kantor Camat, dan alhamdulillah tahun 2019 semua layanan e KTP dan administrasi kependudukan bisa dilayani di 21 Kecamatan dan semuanya sudah dibentuk Unit layanan lengkap dengan petugasnya, “katanya.

Baca Juga :   Diduga Dendam, Hen Tewas Dibacok Tetangga

Tidak hanya itu, untuk mempercepat proses layanan e KTP ini, terang Askolani, Dinas Dukcapil juga menurunkan tim khusus jempul bola untuk melakukan perekaman dan cetak e KTP ke desa-desa, sekolah-sekolah dan kelompok-kelompok pengajian. Ini juga guna mendukung suksesnya pelaksanaan Pemilu 2019.

Layanan publik lain yang juga menjadi perhatian khusus lanjut Askolani, layanan kesehatan masyarakat. Dimana untuk mendukung program Banyuasin Bangkit Adil Sejahtera, ada program Banyuasin Sehat, dimana mulai tahun 2019 sudah di terapkan dokter dan para medis keliling ke desa-desa untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Layanan kesehatan ini gratis bagi masyarakat miskin, untuk berobat di Puskesmas masyarakat cukup tunjukan e KTP, sedangkan untuk rujukan ke RSUD biayanya di tanggung pemerintah dengan bekerjasama dengan BPJS, jadi asuransi warga miskin ditanggung Pemerintah Kabupaten Banyuasin, seperti Pasien atas nama Satri balita yang tidak memiliki anus, itu pengobatannya di Jakarta dan semua biayanya di tanggung Pemkab Banyuasin, “katanya.

Terhadap petugas medis juga jelas Askolani dirinya selalu mengingatkan untuk melayani dengan hati. Dirinya tidak mau dengar ada keluhan masyarakat karena buruknya layanan. “Persyaratan administrasi itu nomor dua, yang didahululkan adalah perawatan pasien. Pasien datang ke rumah sakit kurang syarat ngak bawa KTP dan BPJS, lalu disuruh pulang saya ngak mau seperti ini, layani dulu pasien yang sakit dan keluarganya baru melengkapi syarat. Dan alhamdulillah keluhan masyarakat sudah jauh berkurang dan layanan sudah semakin baik, “katanya.

Baca Juga :   Cedera Lutut, Abimanyu Terancam Absen Lawan Barito Putra

Terkait pelayanan pendidikan, pada tahun 2019 ini Pemkab Banyuasin anggarkan Rp 135 Miliar untuk menambah isentif para guru honor yang bertugas di daerah terpencil, terluar dan terdepan di berbagai pelosok Kabupaten Banyuasin. “Ini saya utamakan karena hampir 60 persen guru yang mengajar di wilayah pedalaman Kabupaten Banyuasin adalah guru honor, kadang PNS nya cuma Kepala Sekolah, maka saya dorong semangat mereka dengan menambah dana insentif bagi para guru-guru ini, “katanya.

Selanjutnya yang menjadi perhatian adalah layanan air bersih. Ini juga menjadi persoalan karena kondisi PDAM Tirta Betuah yang boleh dibilang dalam kondisi sakit dan perlu penyehatan segera. Langka yang telah diambil dengan minta pendampingan dari Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM).
“Dan saat ini kami tengah melakukan seleksi terbuka untuk calon Direktur PDAM Tirta Betuah, ini langka tepat untuk mencari sosok profesional yang kita harapkan akan mampu menyehatkan PDAM Tirta Betuah sehingga bisa melayani masyarakat dengan baik, “tandasnya.(Faz)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here