Pemprov
Pidato pengantar nota keuangan dan rancangan Raperda tentang APBD OKU Timur Tahun Anggaran 2021 pada Rapat Paripurna DPRD OKU Timur.

APBD OKU Timur 2021 Diperkirakan Alami Penurunan

Martapura, Detik Sumsel- Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan satu keharusan bagi pemerintah daerah yang digunakan sebagai acuan dalam melaksanakan roda pemerintahan dan pembangunan.

Wakil Bupati OKU Timur Fery Antoni SE pada pidato pengantar nota keuangan dan rancangan Raperda tentang APBD OKU Timur Tahun Anggaran 2021 pada Rapat Paripurna DPRD OKU Timur mengatakan dalam penyusunan rencana APBD tahun anggaran 2021, Pemerintah Kabupaten OKU Timur harus melaksanakan sinkronisasi pelaksanaan pembangunan dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Hal ini dalam mendukung terciptanya sasarab utana dan prioritas pembangunan nasional sesuai dengan potensi dan kondisi di kabupaten OKU Timur.

Baca Juga :   Bangkitkan Kembali Permainan Tradisional, Gelar Festival Layang-layang

Rancangan APBD tahun Anggaran 2021 yang diajukan menggambarkan perkiraan APBD pemerintah Kabupaten OKU Timur perpedoman pada RKPD serta KUA dan PPAS yang telah disinkronisasikan dengan kebijakan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi, selain itu juga memperhatikan kindisi ekonomi dan pertumbuhan ekonomi pada tahun-tahun sebelumnya.

“Stabilitas perekonomian merupakan syarat untuk tercapainya peningkatan kesejahteraan masyarakat, disamping itu stabilitas perekonomian menentukan terciptanya keberhasilan pembangunan melalui indikator pertumbuhan ekonomi yang pada dasarnya sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu faktor produksi, kebijakan moneter dan inflasi, situasi dan kondisi umum serta pengaruh global,” katanya, Senin (16/11).

Baca Juga :   Berkabung, Masyarakat OKU Timur Pasang Bendera Setengah Tiang

Pertumbuhan perekonomian di Kabupaten OKU Timur lanjut Fery sangat dipengaruhi oleh gerak roda perekonomian nasional yang saat ini pertumbuhannya melambat karena adanya pandemi covid 19. Langkah kebijakan luar biasa telah dilakukan pemerintah untuk penanganan pendemi covid 19 dan memulihkan perekonomian nasional.

“Estimasi PAD Kabupaten OKU Timur pada rancangan APBD tahun anggaran 2021 direncanakan sebesar Rp115.375.530.000.000 sementara jika di bandingkan 2020 sebesar Rp19.399.245.782.00 mengalami penurunan sebesar 29,72 persen,”pungkasnya.(sus)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Susi Riwayat

Avatar

Check Also

Toko Bangunan Dilalap Api, Kerugian Capai Rp 2 Miliar

Martapura, Detik Sumsel- Kebakaran mengahuskan toko bangunan Tirtajaya yang berada di Kelurahan Terukis, Kecamatan Martapura, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *