Iklan
Pemprov
Wagub Sumsel Mawardi Yahya saat mengecek kesiapan wisma atlet untuk dimaksimalkan menjadi ruang isolasi

Antisipasi Lonjakan Kasus, Persiapkan Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Palembang, Detik Sumsel- Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Selatan menyebut baru dapat memprediksi lonjakan kasus Covid-19 baru dua pekan usa lebaran Idul Fitri 1442 H.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nuraini, mengatakan, telah melakukan berbagai persiapan untuk mengatasi lonjakan kasus terutama menyiapkan tempat isolasi bagi pasien positif virus korona.

“Prediksinya dua Minggu kedepan, maka untuk mewaspadai lonjakan Covid-19 berbagai persiapan sudah kita lakukan,” kata Lesty, Senin (17/5).

Menurut dia, penyediaan kamar isolasi tersebut karena saat ini persentase orang yang terinfeksi Covid-19 mayoritas dari kalangan yang tidak bergejala.

“Kemudian dilakukan penyekatan-penyekatan. Siapa yang ada positif yang masuk ke Palembang, tidak hanya Palembang tapi Sumsel lakukan isolasi,” ujarnya.

Baca Juga :   AJI Palembang Salurkan Bantuan 72 Hazmat ke Rumah Sakit Muhammadiyah

Lesty menjelaskan, talah mengimbau seluruh kabupaten/kota di Sumsel untuk menyiapkan tempat isolasi pasien Covid-19, baik isolasi mandiri maupun pemerintah. Rumah sakit di daerah pun dapat dijadikan tempat isolasi.

“Inilah yang menyebabkan BOR (tingkat keterisian kamar) kita meningkat. Oleh sebab itu dengan adanya penambahan wisma atlet, tentunya rumah sakit diharapkan keterisiannya tidak tinggi,” jelas dia.

Hal ini karena sebelum diputuskan untuk dirawat di rumah sakit, pasien ditempatkan di ruang isolasi.

Adapun pasien yang mesti mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit hanya pasien yang bergejala sedang dan berat. Jika yang ringan dan tidak bergejala cukup isolasi.

Baca Juga :   Ajak Badan Usaha Dukung Pengembangan Desa Wisata di Sumsel

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, saat ini tingkat keterisian kamar perawatan pasien Covid-19 di Sumsel berada di angka 48 persen.

Deru menambahkan, saat ini terdapat 53 rumah sakit di Sumsel yang memberikan pelayanan untuk perawatan pasien Covid-19. Hingga kini baru 804 bed yang diisi oleh pasien Covid-19 dari yang total disediakan sebanyak 1.686 bed.

“Sumsel sudah jadi provinsi yang BOR-nya tidak mengkhawatirkan lagi. Harapan kami bisa di angka 30 persen. Caranya tambah kapasitas tempat tidur rumah sakit,” kata Deru.

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Cari Bibit Lokal, HD Gulir Turnamen Sepak Bola U-14 dan Women Sriwijaya FC Championship

Palembang, Detik Sumsel – Perhatian Gubernur Sumsel H Herman Deru terhadap kemajuan olahraga khususnya sepakbola …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *