Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Daerah Antisipasi Kenakalan Remaja, Anggota Binmas Sambangi Sekolahan

Antisipasi Kenakalan Remaja, Anggota Binmas Sambangi Sekolahan

Tanggal : Pukul :
645
0
Anggota Binmas Polsek Gelumbang memberikan bimbingan dan penyuluhan terhadap pelajar saat menjadi pembina upacara. (Istimewa)

Prabumulih, Detik Sumsel – Guna mengantisipasi kenakalan remaja khususnya pelajar, anggota Polsek Gelumbang, Polres Muara Enim memberikan bimbingan dan penyuluhan di sekolahan. Hal tersebut dilakan kepada pelajar di SMP N 6 Gelumbang, Desa Talang Taling, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.

Kapolsek Gelumbang AKP Indrowono SH mengatakan, bimbingan dan penyuluahan dilakukan oleh anggota Binmas yakni Bripka Dian Putra SH. Adapun hal-hal yang disampaikan diantaranya adalah penyuluhan terhadap bahaya narkoba bagi pelajar, miras, rokok dan lem aibon.

“Karena rokok, lem aibon dan miras adalah pintu gerbang bagi para remaja untuk masuk dalam lingkaran penyalahgunaan narkoba. Untuk itu, antisipasi sangat perlu dilakukan. Mengingat remaja adalah target bagi para pelaku narkoba,” ujar Kapolsek.

Baca Juga :   Satlantas Polres Prabumulih Serahkan 21 Kantong Darah ke PMI

Selain itu, sambung Indrowono, disiplin pelajar juga harus diutamakan dan diterapkan di lingkungan sekokah. Hal ini bertujuan agar pelajar tidak teepengaruh dalam pergaulan bebas.

“Apalagi tawuran di kalangan pelajar juga kerap terjadi. Itu disebabkan oleh kurangnya kedisplinan pelajar, tidak hormat kepada orang tua maupun guru di sekolahan. Kesadaran inilah yang selalu kita ingatkan kepada pelajar,” bebernya seraya menuturkan bimbingan dan penyuluhan tersebut dilakukan di setiap upacara Senin di setiap sekolahan.

Baca Juga :   Gara-gara Termos Air Panas Pecah, Suami Tega Aniaya Istri

Disamping itu, Bripka Dian Putra SH juga mengarahkan para pelajar untuk mematuhi aturan lalu lintas. Bagi pelajar yang belum memiliki SIM untuk tidak membawa kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat.

“Kalau sudah cukup usia silahkan buat SIM. Karena korban kecelakaan kerap menimpa para remaja yang usianya masih produktif. Kasihan mereka yang jadi korban harus cacat atau bahkan sampai meninggal dunia. Ini perlu kita ingatkan karena pelajar adalah generasi penerus bangsa,” tandasnya. (Ichal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here