Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Daerah Antisipasi Banjir Ini yang Dilakukan Masyarakat Sungai Keruh

Antisipasi Banjir Ini yang Dilakukan Masyarakat Sungai Keruh

Tanggal : Pukul :
311
0
Antisipasi Banjir Ini yang Dilakukan Masyarakat Sungai Keruh
CEGAH BANJIR : Mencegah agar debit air tidak tersumbat dilakukan secara gotong-royong bersama oleh Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dengan membersihkan Sungai Tepakan di Desa Tebing Bulang, Jumat (10/1/20).

Sekayu, Detik Sumsel – Memasuki musim penghujan tentunya bencana banjir mengintai didepan mata. Mencegah agar debit air tidak tersumbat dilakukan secara gotong-royong bersama oleh Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dengan membersihkan Sungai Tepakan di Desa Tebing Bulang, Jumat (10/1/20).

Pantauan dilapangan, sejumlah masyatakat dan unsur Pemerintah Kecamatan serta jajaran kepolisian dari Mapolsek Sungai Keruh turun langsung ke Sungai Tepakan yang membela Desa Tebing Bulang. Satu persatu masyatakat bergotong-royong membersihkan rumput dan sampah yang berada di Desa Tepakan.

Camat Sungai Keruh M Imron SSos MSi, mengatakan kegiatan gotong-royong yang dilaksanakan merupakan insiatif bersama Pemerintah Kecamatan Sungai Keruh, Polsek Sungai Keruh, Pemerintah Desa Tebung Bulang, Korwil DLH Kecamatan Sungai Keruh, dan UPTD Puskemas Tebing Bulang. Dalam upaya mengantisipasi bencana banjir pada musim penghujan saat ini.

Baca Juga :   Atasi Karhutla, Kapolda Sumsel Sebut Kapolres Harus Turun ke Lapangan

“Ya, gotong-royong yang dilakukan ini merupakan tindak lanjut dari edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dengan nomor:360/131/SJ terkait kesiap siagaan dalam mengantisipasi bencana banjir. Selain itu beberapa waktu yang lalu dilakukan rapat staf Pemkab Muba mengenai kesiapan menghadapi bencana,”kata Imron, disela kegiatan gotong-royong di Desa Tebing Bulang.

Lanjutnya, pembersihan Sungai Tepakan yang dilakukan agar jika terjadinya banjir air tidak terlalu naik ke badan jalan. Dahulu jika hujan deras debit air naik sampai kebadan jalan, namun beberapa tahun ini kondisi tersebut tidak mengulang setelah adanya normalisasi.

“Kecamatan Sungai Keruh ini berbentuk Liter U artinya dikelilingi sungai, apalagi Desa Tebing Bulang seperti dulang air yang artinya air yang terus mengulang. Setelah dilakukan pembersihan ini diharapkan air tidak menyebrang ke jalan Provinsi, ada tiga desa yang rawan banjir Desa Sungai Dua, Desa Tebing Bulang, dan Desa Kerta Jaya,”ungkapnya.

Baca Juga :   Tes Hari Terakhir, Posisi Novri Fernando Digeser Siti Kurniasih

Budaya gotong-royong yang dilakukan pihaknya agar rasa menjaga kondisi lingkungan sekitar terus terjaga. “Ini merupakan salah satu cara dalam memperat tali silaruhrahmi antar sesama masyarakat, diharapkan kedepanya budaya gotong-royong ini terus terjaga antar masyatakat,”jelasnya

Sementara itu, Kapolsek Sungai Keruh IPTU Darmawan, menambahkan pihaknya turut langsung membantu kegiatan gotong royong bersama personil Mapolsek Sungai Keruh. Selain itu, kegiatan yang dilakukan pihaknya menindaklanjuti instruksi Kapolres Muba terkait potensi bencana banjir.

“Sesuai intruksi Pak Kapolres Muba terkait kesiap siagaan menghadapi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor serta yang lainnya. Kita menerjunkan seluruh personil Mapolsek Sungai Keruh, seluruh personil minta terus memonitor debit air apabila diketahui dapat kita antisipasi dan bekerja sama dengan instansi terkait,”ungkapnya. (edy)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here