Detik
Pemprov
Sanusi bersama anggota keluarga ketika memantau laporannya di Mapolres Lahat. Foto Heru/DS

Aniaya Paman Istri, Anak Kades Dilaporkan ke Polisi

Lahat, Detik Sumsel — Tidak terima atas ulah Pangky Suwito (30), yang sudah membuat lengan kiri Sanusi (60), warga Desa Babat Baru, Kecamatan Kikim Selatan hingga patah. Ditemani anggota keluarga, Sanusi melaporkan Pangky Suwito (30), anak kesayangan Kepala Desa Penantian, kecamatan yang sama ke SPKT Polsek Kikim Barat.

Puncak perkara ini terjadi Jumat (1/3), sekitar pukul 01.00 WIB lalu. Saat itu Sanusi menaruh curiga ketika ada seseorang laki laki, masuk ke dalam rumah keponakannya, Evitri Hidayati (30). Temuannya itu lantas dilaporkan ke perangkat desa, hingga warga pun sepakat melakukan penggerebekan.

Warga pun menggedor kediaman Evitri. Laki-laki yang masuk itu rupanya, Pangky Suwito. Tak lain suami Evitri, yang tiga bulan lalu sudah menjatuhkan talak kepada ibu satu anak itu. Tak senang dengan tindakan warga, Pangky pun mengamuk, hingga mengancam warga.

Baca Juga :   Parizal Oknum ASN Bapenda Lahat Ditangkap Hendak Dugem

“Saya kira, itu maling. Soalnya keponakan saya ini, secara agama sudah cerai sama laki nya. Juga sudah tidak satu rumah, selama tiga bulan terkahir,” ujar Sanusi, ketika memantau laporannya di Polres Lahat, Jumat (15/3).

Ketegangan pun tak terhindarkan, ketika rekan yang dihubungi Pangky tiba ditempat kejadian. Sambil membawa sajam, warga pun diancam ingin dibunuh oleh rekannya Pangky. Naas, saat hendak menenangkan keadaan, Sanusi mala terkena imbas sikap arogan Pangky.

“Dia (Pangky red) mala mendorong tubuh saya, hingga terjatuh. Kepala saya terbentur pot kembang, tangan saya patah. Bahkan Pangky sempat hendak membacok saya,” terangnya.

Baca Juga :   Hari Jadi Hut Kabupaten Muara Enim Digelar Khidmat dan Meriah

Sementara, Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, melalui Kapolsek Kikim Barat, Iptu Herdi Pakhrudin, membenarkan adanya kejadian itu. Sesuai LP LPB/11/III/2019 tertanggal 01 Maret 2019. Korban atas nama Sanusi melaporkan Pangky Suwito, dengan tuduhan penganiayaan. Saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan,  saksi-saksi juga telah di BAP,  hanya saja pihaknya belum mendapatkan hasil visum pelapor.

“Perkara yang dilaporkan soal penganiayaan. Laporan korban bukan tidak ditindaklanjuti, kita masih proses penyelidikan. Visumnya juga rancananya Senin ini. Bukan juga kita tidak ingin menahan terlapor, kita masih menunggu alat bukti lainnya,” katanya, Sabtu (16/3), sekitar pukul 15.20 wib via seluler.  (heru).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Walikota Pagaralam Terima SK Penugasan dari BPH Migas

Pagaralam, Detik Sumsel- Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyerahkan SK Penugasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *