Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Kriminal Anggotanya Dilaporkan Pidana, Ini Langkah Yang Diambil DPD KAI Sumsel

Anggotanya Dilaporkan Pidana, Ini Langkah Yang Diambil DPD KAI Sumsel

Tanggal : Pukul :
1078
0
DPD KAI Sumsel usai menggelar rapat terkait laporan yang menjerat advokat Rumsi SH

Palembang, Detik Sumsel — Laporan yang dibuat oleh advokat Agustina Novitasarie SH di Polda Sumsel Rabu (8/10) kemarin dalam dugaan kasus fitnah dan pencemaran nama baik dengan terlapor seorang advokat Rumsi SH yang juga anggota Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sumsel.

Ditanggapi serius oleh DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) organisasi advokat tempat Rumsi bernaung. DPD KAI Sumsel langsung mengadakan rapat untuk memberikan hak jawab terkait laporan terhadap anggotanya.

Ketua DPD KAI Sumsel Muhammad Aminuddin SH MH mengatakan laporan yang dibuat saudari Agustina Novitasarie merupakan haknya. Namun DPD KAI sangat sesalkan dan sayangkan laporan tersebut karena langkah yang ditempuh saudari Novitasarie terlalu dini.

“Seorang advokat Novi pura pura tidak mengerti atau memang tidak mengerti, kalau apa yang dijalankan Rumsi merupakan tugasnya sebagai advokat yang diberi kuasa oleh kliennya Cik Uli dalam laporan dugaan kasus penipuan dan penggelapan di Polres OKU dan perkaranya masih berjalan,”katanya usai rapat dikantor sekretariat DPD KAI Sumsel Rabu (9/10) sore.

Ditegaskan Amintras, dalam menjalankan tugasnya advokat berdasarkan UU No 18 tahun 2003 tentang advokat pasal 16 ada hak imunitas. Dimana advokat dalam menjalankan tugasnya tidak bisa di tuntut baik secara pidana maupun perdata kecuali advokat tidak mendapat surat kuasa.

“Terkait laporan yang sudah diterima oleh polisi, DPD KAI Sumsel akan memback up Rumsi dengan melakukan pembelaan salah satunya dengan menyurati Kapolda Sumsel dan Ditreskrimum menjelaskan berdasarkan UU advokat tidak bisa dituntut secara pidana maupun perdata,”tegasnya.

Untuk langkah hukum selanjutnya yang akan ditempuh DPD KAI Sumsel. DPD KAI Sumsel masih menunggu itikad baik dari saudari Novi dengan waktu 24 jam sejak rapat yang digelar DPD KAI Sumsel.

“Jika dalam tempo 24 jam tidak ada itikad baik dari saudari Novi maka DPD KAI Sumsel akan melaporkan Novi pelanggaran kode etik di organisasi advokat yang dinaungi nya serta melapor balik ke Polda Sumsel,”tandasnya.

Sementara itu, Rumsi SH mengatakan statmen yang dibuatnya dibeberapa media online yang beredar terkait laporan dugaan pidana penipuan dan penggelapan salah satu Travel haji dan umroh bukanlah rekayasa atau pun mengarang.

“Saya sebagai advokat mendapatkan kuasa dari klien saya bernama Cik Uli berdasarkan UU yang saya sampaikan dibeberapa media online sesuai dengan keterangan yang dialami klien saya jadi saya tidak merekayasa apa yang sampaikan,”terangnya.(oji)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here