Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Cristian Carasco memperlihatkan ketajamannya dengan mencetak hattrick ke gawang Lubuklinggau Oldstar. (Istimewa)

All Star Terlalu Tangguh, Cukur Old Star Lubuklinggau 10-0

Lubuklinggau, Detik Sumsel-Timnas All Star dipertemukan tim Old Star Lubuklinggau pada tour Sumsel Alex Noerdin Cup, di Stadion Petanang, Lubuklinggau, Selasa (21/1) sore.

Timnas All Star yang belum terkalahkan dari tour di Kabupaten Muara Enim, Lahat, Empat Lawang dan Kota Pagaralam.

Pada laga perdana di Kota Lubuklinggau, masih mampu menjaga rekor tak terkalahkan setelah menghajar Old Star Lubuklinggau 10-0.

Di awal babak pertama, Timnas All Star lebih dulu mengambil inisiatif menyerang. Wing bek Mahyadi Panggabean membuka gol di laga ini.

Unggul satu gol, semakin membuat Timnas All Star menguasai permainan. Sang winger lincah Ridwan Lestaluhu dan striker Carrasco Gonzales mencetak hattrick.

Tak mau tertinggal, wing bek Ambrizal, Amirulmukminin, dan Oktavianus, melengkapi kemenangan Timnas All Star dengan skor 10-0.

Sebenarnya, diawal babak kedua, tim tuan rumah sempat menurunkan Walikota Lubuklinggau Prana Putra Sohe dan Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono. Tapi, upaya ini masih belum cukup untuk meredam garangnya lini depan Timnas All Star ataupun menembus pertahanan yang dibangun Mahyadi cs.

Baca Juga :   Babinsa Komsos dengan Ketua RT 21 Pulokerto

Sementara itu, sepanjang pertandingan dua pemain anyar Timnas All Star, yakni Ambrizal dan Oktavinus tampik cukup apik. Ambrizal menyumbang satu gol dan satu assist. Sementara Oktavianus mencetak satu gol di babak kedua.

Pelatih Timnas All Star, Nasir Salassa usai pertandingan mengaku, sangat puas dengan kerja anak asuhnya. Masuknya Ambrizal dan Oktavianus membuat pelatih semakin banyak pilihan. Rotasi bisa dilakukan mengingat padatnya jadwal pertandingan.

“Ambrizal dan Oktavianus bermain bagus. Tapi masih bisa dimaksimalkan lagi,” ucapnya.

Dua pemain ini baru bergabung, soal adaptasi dengan pengalaman kedua pemain pastinya tidak akan sulit. Terbukti dilaga ini, dua pemain bermain cukup padu dengan rekan-rekannya.

“Tapi mereka baru bergabung, jadi memang perlu istirahat sedikit sehingga bisa lebih maksimal,” katanya.

Sementara itu, Pelatih Old Star Lubuklinggau Horizon Idrus tak bisa berbicara banyak. Tim besutannya diakuinya kalah segalanya. Persiapan yang minim, ditambah lawan memang jauh level diatas anak asuhnya, membuat Old Star kalah telak 0-10.

Baca Juga :   Mahasiswa Unpal Akui Terlibat TMMD Penghargaan Berharga

“Kalau buat menang kita tahu sulit, tapi target kita tadi kalah tidak banyak saja,” ujarnya.

Pemain diminta untuk meminimalisir kesalahan, hal itupun sebearnya sudah cukup baik dilakukan pemain. Tapi pemain lawan yang memang punya kualitas, itu saja tidak cukup.

“Terpenting semua sudah berikan yang terbaik,” ujarnya.

Katua Panitia Panitia Turnamen Alex Noerdin Cup yang juga Ketua BASRI Eddy Sofyan menambahkan, memasuki kabupaten/kota kelima, Timnas All Star belum terkalahkan.

Pihaknya pun sudah berhasil mengantungi 13 pemain usia dini yang akan hadir di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, 31 Maret nanti.

“Pemain terbaik ini akan ikut pelatihan dari legenda sepakbola dunia asal Brasil Ronaldinho,” ucapnya.

Selanjutnya, mereka yang menjadi pemain terbaik atau yang ikut coaching clinic bersama Ronaldinho akan masuk Sekolah sepakbola Football Academy Alex Noerdin. (Iyop)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Iyop DS

Avatar

Check Also

PWI Gelar Lomba Gaplek dengan Protokes Ketat

Palembang, Detik Sumsel- Memperingati hari Sumpah Pemuda tahun 2020, PWI Sumsel melalui Koperasi PWI Sumsel menggelar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *