Iklan

Detik
Pemprov
Benih bibit padi tersebut dibungkus bertuliskan Benih Padi Unggul Varietas Inpari 42 atau IP 200 dengan berat 5kg.

Akui Sempat Jadikan Rumdin Bupati Gudang Benih Padi

Ogan Ilir, Detik Sumsel- Beredar foto 118 ton benih padi beras bertumpuk tersusun dalam karung di salah satu ruangan komplek rumah dinas (rumdin) Bupati Ogan Ilir (OI) akhirnya direspon Kepala Dinas Pertanian Ogan Ilir Hasnandar.

Benih bibit padi tersebut dibungkus bertuliskan Benih Padi Unggul Varietas Inpari 42 atau IP 200 dengan berat 5kg. Informasi yang dihimpun bungkusan benih tersebut diletakkan sejak sebulan lalu, benih tersebut dibeli dari dana covid sebanyak 118 ton dengan nilai Rp1miliar dari Dinas Pertanian Pemkab OI.

“Memang waktu September lalu saya numpang meletakkan disitu, soalnya gudang di Palem Raya tidak muat lagi. Itu kebijakan saya bukan Bupati, karena pinjam gudang Dinsos tidak dipinjami soalnya barang Dinsos juga banyak. Sementara sewa gudang kita tidak diperbolehkan karena beli 118ton benih pada IP200 ini pakai dana covid Rp100 Miliar. Ini sudah diperiksa Reskrim, Kejaksaan, jadi sudah kita bagikan ke masyarakat di 16 kecamatan. Ya tidak semua masyarakat dapat yang mau dan yang berani tanam saja,” tegas Hasnandar.

Baca Juga :   Disebut Sebagai Caketum Karang Taruna, Gunhar : Terima Kasih Atas Doa dan Dukungannya

Disinggung mengapa baru saat ini dibagikan benih padi tersebut kepada masyarakat padahal banyak masyarakat di berbagai kecamatan yang sudah panen beras, selain itu sawah lebak tidak dimungkinkan untuk panen 2 kali setahun mengingat kondisi alam yang berbeda karena tanpa irigasi.

“Ya memang ada yang sudah panen, namun ada yang menanam saja. Tidak semua kita berikan, pokoknya yang berani dan mau saja, ada juga yang tidak mau terima benih ini karena tidak mau panen,” ujarnya.

Anggota DPRD OI Afrizal mengatakan sangat salah jika benih padi diletakkan di gudang dekat Rumdin Bupati OI.

Baca Juga :   Kader Madya PDI Perjuangan Belajar ke Ponpes Ar-Rahman

“Ya namanya gudang benih kan harus punya suhu yang tepat, aneh lah kalau diletakkan di Kompleks  Rumdin Bupati, nanti kita cek dulu kebenarannya, sumber dananya apakah sudah disalurkan atau bagaimana?,” jelasnya.

Salah satu petani di Desa Ibul Kecamatan Pemulutan, Yak mengatakan belum mendapatkan bantuan benih padi dari Pemkab OI.

“Saya sudah panen, sekarangkan musim hujan mana bisa menanam lagi soalnya percuma airnya mau naik kalau ditanam busuk mubazirlah. Kalau mau tanam itu bulan Maret atau April itukan musim kemarau sawah lebak bisa ditanami padi. Sampai sekarang belum ada bantuan benih padi dari Dinas Pertanian,” tandasnya.(AL)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Jamaluddin

Avatar

Check Also

Antusias Masyarakat Palembang Belajar Seni Melipat Tanjak dan Cara Pembuatan Gandik

Palembang, Detik Sumsel — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel bekerjasama dengan Kerukunan Keluarga Palembang (KKP) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *