Gran Fondo
Ilustrasi

Aktivitas Galian C Ilegal di Lahat Kian Marak

Lahat, Detik Sumsel — Berlimpahnya potensi alam jenis batu di Kabupaten Lahat, nampaknya jadi potensi bagi sebagian orang membuka usaha dibidang galian C. Peluang tersebut rupanya ikut mengundang sejumlah pengusaha untuk berbuat curang, dengan membuka usaha Galian C ilegal, tanpa memikirkan dampak lingkungan kedepannya.

Kepala UPTD Regional IV, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Sumsel, Tulus Santoso MT, melalui Kasi Minerba, Lela Sofia ST MT membeberkan, hasil pendataan untuk galian C yang telah memiliki izin usaha pertambangan (IUP), dan Operasi Produksi (OP) di Kabupaten Lahat, hanya ada 17 izin usaha.

Baca Juga :   Pemkab Muba Kembali Perkenalkan Permainan Tradisional

“Kalau yang tidak punya izin, ada. Tapi jumlahnya tidak terpantau. Kalau soal penindakan, bukan ranah kita,” ujar Lela Sofiah, Senin (17/6).

Lanjutnya, untuk jenis usahanya diantaranya batuan sungai, dan batuan darat berapa galian pasir batu. Kalau untuk batuan gunung berupa andesit belum ada. Pihaknya juga berharap, masyarakat bisa aktif melaporkan bila ada tambang di daerahnya. Sehingga bisa dipantau, tambang tersebut sudah mengantongi izin atau belum.

“IUP Pertambangan Khusus (PK), seperti pemecah batu, di Lahat hanya ada 8 usaha,” ucapnya singkat.

Baca Juga :   Bakal Tuntaskan Aliran PDAM ke 2 Ribu Pelanggan

Disisi lain, Ketua Komisi III DPRD Lahat, Dedi Chandera menegaskan, usaha galian C yang ilegal harus ditutup dan ditindak tegas. Selain merusak lingkungan, usaha ilegal ini jelas merugikan masyarakat sekitar, dan tidak ada pemasukan untuk pemerintah daerah.

“Bila ilegal, harus tindak tegas. Jangan sampai hanya menguntungkan pelaku usaha saja,” sampainya. (heru).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Operasi di Selat Malaka Koopssus TNI Berhasil “Bebaskan” Sandera

Palembang, Detik Sumsel — Pasukan Komando Operasi Khusus (Koopsus) TNI bawah kendali Dankoopsus Mayjen TNI …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *