Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
8 Bulan Berlalu, Kasus TPPU Daniel Masih Jalan Ditempat
Mantan Kapolda Sumsel yang kini Menjabat ketua KPK Irjenpol Firli saat menggelar kasus TPPU Daniel Saputra juli 2019 silam di halaman Mapolda Sumsel

Akhirnya Sidang, Bandar Narkoba Pemilik Aset 8 Milyar Terancam 20 Tahun Penjara Dan Dimiskinkan

Palembang, Detik Sumsel,- Setelah memakan waktu yang cukup lama dari Penetapan tersangka hingga persidangan yang memakan proses selama 1 tahun, Akhirnya Bandar Narkoba Asal Aceh Danil Saputra alias Jamal bin Yanis pemilik aset Rp.8,7 Milyar lebih diduga hasil kejahatan perdagangan narkotika menjalani persidangan Via zoom, di PN Klas 1 A khusus Palembang, Kemarin.

Meskipun sidangnya terkesan tak terpantau awak media lantaran sepinya pemberitaan baik di media Online, koran dan televisi. Diketahui, Danil yang masih menjalani hukumannya atas perkara narkotika sebelumnya sudah 6 kali diagendakan menjalani sidang namun sempat tertunda dengan berbagai kendala.

Oleh Jaksa penuntut umum (JPU) Heru Anggoro SH MH dari Kejati sumsel, Terdakwa dijerat dengan pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang yang berbunyi

Setiap orang yang menempatkan, mentransfer, mengalihkan, membelanjakan, membayarkan, menghibahkan, menitipkan, membawa ke luar negeri, mengubah bentuk, menukarkan dengan mata uang atau surat berharga atau perbuatan lain atas Harta Kekayaan yang diketahuinya atau patut diduganya merupakan hasil tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal usul Harta Kekayaan dipidana karena tindak pidana Pencucian Uang dengan pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling banyak Rp.10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah)

Baca Juga :   Usai Diperiksa Johan Anuar Dijebloskan ke Penjara

Dan pasal 5 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang yang berbunyi Setiap Orang yang menerima atau menguasai penempatan, pentransferan,  pembayaran,  hibah, sumbangan, penitipan, penukaran, atau menggunakan Harta Kekayaan yang diketahuinya atau patut  diduganya merupakan hasil tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah.

Berdasarkan Sistem Informasi Pelayanan Perkara PN Klas 1 A Khusus Palembang, terakhir diagendakan sidang terdakwa Danil dengan jadwal keterangan saksi pada tanggal 6 Mei 2020 dan akan dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda masih keterangan Saksi.

Berdasarkan data yang dihimpun Detik Sumsel.com Pengungkapan TPPU dilakukan bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Semua harta milik pelaku berhasil ditemukan dan disita.

Hartanya di Aceh dan Sumsel, baik tanah, bangunan, usaha, kendaraan, maupun uang tunai, Danil merupakan bandar asal Aceh yang mengedarkan narkoba ke Jawa. Setiap bulan, Danil mengirimkan barang terlarang itu hingga 10 kilogram.

Baca Juga :   IRT Pengedar Sabu Beromzet Ratusan Juta Diamankan

Danil mengendalikan dari sel tahanan, bahkan semakin berkembang, pasokannya bertambah terus, dan memposiaikan Palembang hanya tempat transit barang haram tersebut.

Agar hasil penjualan bisa kembali bertambah, Danil membuka berbagai usaha seperti kontraktor, tambak udang, dan membeli tanah serta rumah. Aset itu menjadi bekalnya begitu keluar penjara, untungnya bisa Rp300 juta sebulan, bahkan beberapa ambil tender proyek pemerintahan.(vot)

Berikut adalah aset yang disita polisi di kasus TPPU Danil:

– Uang Rp 1,7 miliar
– Uang Rp 100 juta
– 5 unit truk fuso
– 1 unit mobil sienta
– 1 unit mobil CRV
– 1 unit mobil X-Pander
– 3 unit sepeda motor
– 1 bangunan tanah dan tambak udang
– 1 bidang tanah dan CV Rizky Pratama
– 1 bidang tanah di Ogan Ilir
– 1 unit rumah mewah di Palembang
– 2 bidang tanah di Aceh

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Poetra

Avatar

Check Also

Indahnya Kebersamaan TNI Bersama Warga, Saat Bergotong Royong

Kendal, Detik Sumsel — TMMD Reguler ke-109 Desa Sendang Kulon kecamatan Kangkung kabupaten Kendal yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *