Gran Fondo
Minda Tri Marwan pelaku penggelapan uang dalam jabatan

Akhirnya Minda Pelaku Penggelapan Uang Perusahaan Resmi Ditahan

Palembang, Detik Sumsel — Setelah ditemukan cukup bukti, penyidik Subdit II Harda Ditreskrimum akhirnya resmi menetapkan Minda Tri Marwan sebagai tersangka dalam perkara penggelapan dalam jabatan yang merugikan keuangan PT Bandar Trisula mencapai Rp 3,9 miliar lebih.

Setelah resmi dijadikan tersangka sebagai Minda juga diketahui mantan karyawan PT. Bandar Trisula yang menjabat sebagai wakil pimpinan juga resmi dilakukan penahanan.

Kasus penggelapan dalam jabatan ini dilaporkan Giyanto perwakilan cabang Palembang PT Bandar Trisula pada Selasa (23/7) Juli 2019 lalu dengan terlapor Minda Tri Marwan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpiani melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan kasus penggelapan dalam jabatan ini dilaporkan Giyanto dari PT Bandar Trisula pada Juli 2019 lalu dengan tersangka Minda Tri Marwan selaku wakil pimpinan PT Bandar Trisula. Diketahui PT Bandar Trisula bergerak dalam bidang distributor cat yang berada di Sukarami Palembang.

Baca Juga :   Hingga April 2019 Realisasi Lifting Migas Capai 89 Persen

“Modus operandi yang digunakan tersangka dalam menggelapkan uang perusahaan dengan menggunakan uang hasil penjualan produk perusahaan untuk kepentingan nya pribadi. Uang yang digelapkan melalui pencarian cek bank tempat penyimpanan uang kas milik perusahaan,”ujarnya kepada wartawan di ruang kerjanya Jumat (1/11).

Terhadap tersangka Minda, selain sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka yang bersangkutan juga telah dilakukan penahanan.

“Adapun kurun waktu uang perusahaan yang telah digelapkan tersangka dilakukan pada bulan Maret 2018 hingga Juli 2019 mencapai Rp 3,9 miliar lebih. Semua barang bukti yang disita merupakan bukti setor uang pendapatan perusahaan, yang kedua cek bukti penarikan uang yang dilakukan tersangka,”bebernya.

Baca Juga :   Jadi Korban KDRT, Gitta Laporkan Suami ke Polisi

Selain itu beberapa rekening tabungan atas nama tersangka yang digunakan tersangka menyimpan uang hasil penggelapan uang perusahaan.

“Untuk tersangka polisi menjeratnya dengan pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan yang ancaman hukuman diatas lima tahun penjara,”tandasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Fauzi

Avatar

Check Also

Dua Jam Api Berkobar, Sembilan Rumah Jadi Arang

Palembang, Detik Sumsel — Kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di Jalan Kiai Marogan Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *