Detik
"Foto oleh: World Agroforestry (ICRAF)"

Ajak Pemuda dan Pemudi Jadi Pahlawan Gambut

Bogor, Detik Sumsel — World Agroforestry Centre (ICRAF) Indonesia mengajak pemuda pemudi untuk menjadi pahlawan gambut di Sumsel melalui Kamp Inkubasi Peneliti Muda Gambut – Chapter 1 Sumatera Selatan pada 22 Oktober hingga 23 November 2020.

Kegiatan Inkubasi Peneliti Muda Gambut adalah sebagai bagian dari #PahlawanGambut melalui Peat-IMPACTS, yang diselenggarakan oleh ICRAF Indonesia.

Kegiatan ini merupakan sebuan program pelatihan dan penguatan kapasitas bagi generasi muda pria dan wanita Sumatera Selatan. Bertujuan untuk menghasilkan kader-kader muda yang mencintai lahan gambut dan siap ikut serta dalam pengelolaan lahan gambut berkelanjutan.


“Foto oleh: World Agroforestry (ICRAF)”

Dengan mengajak para lulusan muda dari perguruan tinggi di Sumatera Selatan yang penuh energi, antusiasme, dan motivasi dengan ketertarikan pada isu lingkungan, penghidupan dan riset solutif untuk bekerja selama 3-4 bulan bersama peneliti-peneliti ICRAF, petani gambut dan para penggiat gambut di Sumatera Selatan.

Baca Juga :   Kegembiraan Mbah Raisiyem di TMMD Tambakselo

Program ini juga untuk mengungkap berbagai pengetahuan, pembelajaran dan opsi intervensi untuk pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan di Sumatera Selatan. Hal ini dilakukan melalui rangkaian pelatihan dan persiapan untuk bisa melaksanakan proses riset dan pengambilan data lapangan.

Proses pendaftaran para peserta program ini melalui proses rekomendasi dari 20 dosen Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta di Sumatera Selatan, dan tentunya dengan melewati proses seleksi dan wawancara yang cukup ketat, dan pada tanggal 21 Oktober, telah terpilih 60 #PahlawanGambut yang siap ikut dalam program ini.

Untuk itu dalam rangka mempersiapkan kegiatan tersebut, kami menyelenggarakan acara Pembukaan resmi Kamp Inkubasi Peneliti Muda Gambut berikut dengan susunan kurikulumnya, yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober – 23 November 2020.

Tujuan dari Kamp Inkubator adalah:
1. Tumbuhnya pemahaman, kepedulian dan juga inspirasi dari para peserta program terhadap pengelolaan lahan gambut berkelanjutan di Sumatera Selatan. 2. Peningkatan kompetensi dasar peserta program dalam berbagai aspek yang relevan dalam penelitian gambut, agar siap melakukan proses pengambilan data. 3. Kesiapan mental dan kemampuan non teknis peserta program dalam melakukan kegiatan langsung di lapangan dengan para peneliti ICRAF, petani, dan masyarakat lain yang relevan untuk pengelolaan lahan gambut berkelanjutan.

Baca Juga :   Semangat TNI dan Warga Langsir Pasir Ditengah Medan Yang Sulit

Acara ini akan menjelaskan mengenai pelaksanaan Kamp Inkubasi berikut dengan Kompetensi Utama dan Program-programnya secara mendetail. Pembukaan resmi program Inkubator Peneliti Muda gambut oleh Regina Ariyanti, ST (Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah/Bappeda Sumatera Selatan), dan akan dihadiri oleh Prof. Sabaruddin, selaku perwakilan dosen perguruan tinggi Sumatera Selatan ; Dr. Sonya Dewi, selaku koordinator ICRAF Indonesia dan Feri Johana selaku Koordinator proyek
Peat-IMPACTS Indonesia.(oji/rilis)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Fauzi

Avatar

Check Also

Lemdiklat Polri Bahas Sinergitas Institusi di Masa Pandemi Secara Semi Virtual

Palembang, Detik Sumsel — Di masa pandemi Covid-19, Sespimma Sespim Lemdiklat Polri menggelar Webinar Sekolah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *