Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Ketua FKPT Sumsel, Dr Periansyah MM

55,6 Persen Mahasiswa PTN di Sumsel Berpotensi Radikal

Palembang, Detik Sumsel – Fenomena radikalisme di kalangan mahasiswa relatif sangat besar dari aspek potensi ancaman. Kondisi yang mengkhawatirkan itu diperkuat dengan keterlibatan seorang pemuda lulusan salah satu PTN yang terlibat dalam teror di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme ( FKPT), Dr Periansya MM, dari hasil penelitian yang dilakukan, ada kecendrungan potensi radikal lebih kepada Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ada di Provinsi Sumsel.

“Saat ini sudah 55,6 persen, termasuk kalau kita lihat daya tangkal masyarakat terhadap radikalisme, itu bahkan sudah mencapai 56. Artinya, potensi itu dari rendah sedang menuju kuat,” jelasnya dalam seminar Literasi Digital oleh FKPT Sumsel di Ballroom Hotel Aryaduta, Kamis (05/07).

Baca Juga :   Menyamar Jadi Pembeli, Team Jangan Gurah Tangkap Pengedar Ganja

Masih dikatakan, persentase tersebut di dapat melalui hasil survey BNPT dan FKPT pada 5 Kabupaten yang ada di Provinsi Sumatera Selatan, yaitu Ogan Ilir, Prabumulih, Baturaja, Pagar Alam dan Lubuk Linggau. “Untuk kota Palembang kita tidak. Disini kita gunakan metode dengan menurunkan 60 orang di setiap Kabupaten dan mengambil 5 desa,” katanya.

Menurutnya, kecendrungan potensi Radikalisme di masyarakat lebih besar berpengaruh melalui kekerabatan yaitu keluarga serta media sosial.

“Kalau untuk mahasiswa, saya kira bisa dikatakan melalui pertemuan-pertemuan ataupun bisa juga melalui keorganisasian,” pungkasnya. (Wira)

Baca Juga :   Tidak Mendapat Laporan dari Camat, Bupati Lahat Merasa Dicuekin
H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Betta Agri

Betta Agri

Check Also

Polres OKUT Belum Terima Laporan Terkait Netralitas ASN

Martapura, Detik Sumsel — Polres OKU Timur mengaku belum menerima laporan terkait netralitas personel Polisi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *