Pemerintah Sumatera Selatan
Pemerintah Musi Banyuasin
Beranda Daerah 3 Tahun Buron, Dirut CV Kuala Simpang Diringkus Jaksa

3 Tahun Buron, Dirut CV Kuala Simpang Diringkus Jaksa

Tanggal : Pukul :
600
0
Dedi Zatta terpidana kasus korupsi pengadaan PT PUSRI usai di ringkus Tim eksekutor Kejaksaan Palembang

Palembang, Detik Sumsel,- Tiga tahun dalam pelarian terpidana kasus korupsi dalam proyek pengadaan Solenoid Valve Part di PT Pusri tahun 2007-2008 dengan kerugian 200 juta, Dedi Zatta direktur CV Kuala simpang selaku rekanan proyek PT Pusri akhirnya harus merasakan dinginnya bui,Jumaat (6/12)

Itu usai dilakukan eksekusi oleh tim gabungan Kejaksaan Palembang, baik dari Kejaksaan Negri Palembang maupun Kejaksaan Tinggi di daerah Sumatera Utara tepatnya di kabupaten Asahan.

Terpidana diketahui divonis oleh PN Klas 1A khusus Palembang dengan penjara 1 tahun, mengajukan upaya hukum banding di Pengadilan Tinggi, dan dilanjutkan Kasasi ditingkat Mahkamah agung dengan putusan 2 (dua) Tahun dan denda sebesar Rp. 50.000.000,- atau penjara tambahan 3 (tiga) bulan, dan menghukum terpidana membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp. 218.525.675. telah dikembalikan terpidana sebesar Rp. 53.350.000,- dan sisa kerugian negara sebesar Rp. 165.175.675,

Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan eksekutor Kejaksaan di Komandoi langsung oleh kasi E intelijen Kejaksaan Tinggi Wawan setiawan SH MH tanpa perlawanan berarti,”Kita hanya melaksanakan putusan MA untuk mengeksekusi terpidana ini guna menjalankan kewajibannya sebagai warga negara yang baik dan patuh,”Jelas Wawan.

Usai dieksekusi terpidana selanjutnya dibawa ke rutan pakjo untuk menjalani masa hukuman yang telah ditentukan.
Diketahui, Deddi zatta selaku Direktur CV. Kuala Simpang berdasarkan Akte Pendirian No.34 Tanggal 25 Januari 2005 yang dibuat oleh Alia Ghani, SH diperbaharui dengan Akte No.07 tanggal 5 Maret 2007 bersama-sama dengan Ir. Faizal Muaz selaku Manager Pengadaan pada PT. Pupuk Sriwidjaya dan Saudara Ir. Hadianto Eko Putro selaku Asmen Pembelian (yang diajukan dalam berkas lain) pada hari dan tanggal yang tidak dapat di ingat lagi pada bulan Maret 2008 s/d Desember 2008 di kantor PT. Pusri Jl. Mayor Zen Palembang, merugikan perekonomian Negara, sebesar Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta Rupiah) terkait Bahwa dalam pelaksanaan pengadaan 2 (dua) Spare Part. Ea Solenoid Valve Part No. 4WE6H3X/EW220.50N Voltage : 220-VAC, Freq : 50 Hz, 46 VA MFR : Rexroth Hydronorma Germany oleh CV. Kuala Simpang tidak sesuai dengan Permintaan pembelian specnya yaitu nomor: 31289, PR No. 49106 namun oleh IR. Faisal Muaz dan IR. Hadianto Eko Putro tetap menerima barang yang dikirimkan sebagai penganti Solenoid Valve Part Number : 4WE6H3W220.50N dengan Solenoid Valve Part Number 4WE6H6X/EW220NK9K4 Tanpa memperhitungkan harga pembelian sesuai dengan diperjanjikan dan melakukan pembayaran 2 item Soloid Valve.(vot)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here