Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Liputan Khusus 2018, Sukses Asian Games dan Langganan Banjir

2018, Sukses Asian Games dan Langganan Banjir

Tanggal : Pukul :
728
0
Keindahan jembatan Musi IV di malam hari, jembatan ini mulai beroperasional pada 3 Januari 2019 mendatang. (Foto: Tohir/Detik Sumsel)

Lipsus, Detik Sumsel- Dalam hitungan jam, tahun 2018 akan pergi. Bagi Sumatera Selatan, tahun ini cukup bermakna dengan sejumlah capaian. Sumsel berhasil menjadi tuan rumah gelaran Asian Games yang ke-18 pada Agustus lalu.

Tak hanya itu, sejumlah pembangunan infrastruktur juga menjadi bukti pencapaian daerah di tahun 2018 ini. Operasional Light Rail Transit (LRT) dimulai sesaat sebelum gelaran Asian Games. Kini, mega proyek tersebut tak hanya mampu menjadi moda transportasi, banyak pula warga Palembang yang menjajal LRT untuk berwisata.

Infrastruktur lainnya yang juga rampung di tahun 2018, yakni dua fly over baru untuk mengatasi kemacetan. Keduanya berada di simpang bandara dan Kramasan Kertapati.

Keindahan Jembatan Musi IV dan Musi VI pun tak bisa dipungkiri juga memasuki tahap akhir di tahun ini. Bahkan, Jembatan Musi IV sudah siap dilalui dan secara resmi akan dioperasikan pada 3 Januari 2019 mendatang.

Di tahun ini pula, tepatnya bulan Juni, gelaran Pilkada serentak dengan lancar digelar untuk memilih gubernur, wali kota, serta bupati di Sumsel. Herman Deru dan Mawardi Yahya terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel baru untuk periode 2018-2023. Sedangkan, untuk Kota Palembang, pasangan incumbent, Harnojoyo dan Fitrianti Agustinda tetap memimpin hingga lima tahun ke depan.

Baca Juga :   Nihil Angkutan Umum, Halte di OKU Timur Nganggur
LRT Sumsel (Foto: Tohir/Detik Sumsel)

Terpilihnya pemimpin baru di Sumsel jelas memberi warna baru. Misalnya saja, belum 100 hari kepemimpinanya, Pergub tentang angkutan batu bara telah dicabut. Pro dan kontra jelas muncul. Kubu yang mendukung sangat senang karena jalan lintas dapat terhindar dari macet panjang, sedangkan para sopir truk mengeluh dapat kehilangan penghasilannya.

Kabag Humas Setda Pemerintah Kota Palembang, Amiruddin Sandy menyebutkan, perekonomian di Palembang meningkat pesat hingga 6,7 persen di tahun 2018.

“Asian Games dan sejumlah even yang banyak digelar di Palembang menjadi faktor utama, bisa dilihat dari banyaknya tempat huian, sarana hiburan, atau hotel baru,” ujarnya.

Meski begitu, Amir pun mengakui perkembangan kota rupanya memberi dampak bagi lingkungan.”Yang pasti akan ada dampak lingkungan disebabkan pesatnya pertumbuhan tadi, seperti banjir,” katanya.

Baca Juga :   Harapkan Penjagaan Khusus dari Petugas

Meski begitu, ia mengaku Pemkot Palembang telah memiliki sejumlah program strategis, misalnya pompanisasi Sungai Bendung di kawasan Sekip.”Pompanisasi ini kita mendapatkan bantuan sekitar Rp 200 Miliar dari APBN, dan saat ini masih dalam tahap proses pembangunan. Dan kita ditargetkan, sekitar akhir tahun 2019 itu selesai,” ujar Amir.

Upaya penanggulangan banjir memang sangat dibutuhkan di kota ini. Di tahun 2018 inipun, sejumlah daerah di Palembang masih terendam banjir. Bahkan, tak sedikit warga yang mengeluh banjir tahun ini terbesar dibanding sebelumnya.

Warga tak ingin pesatnya pertumbuhan kota, justru mengurangi kenyamanan. “Jangan jadi seperti Jakarta, kota metropolitan tapi hujan dikit langsung banjir,” ungkap Anwar, seorang warga.

Sementara itu, Polda Sumsel mencatat ada 2.166 tindak pidana curat dan penyelesaian tindak pidana 1.690 serta anirat 763 penyelesaian tindak pidana 585.

Ilustrasi/Grafis: Raam/Detik Sumsel

“Kejahatan-kejahatan masih jadi PR kita bersama, yang jelas Polda Sumsel tidak main-main dengan pelaku kejahatan. Akan kita kejar sampai kapanpun,” ungkap Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. (Wira)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here