Beranda Kesehatan 2 Bayi yang Kembar 4 Meninggal Dunia

2 Bayi yang Kembar 4 Meninggal Dunia

Tanggal : Pukul :
425
0
Istimewa

Palembang, Detik Sumsel- Pasangan Suami Istri (Pasutri) Kristina Andriyani (29) dan Yohannes Aprilianus Mahendra (31) yang baru saja merasakan kebahagiaan setelah melahirkan bayi kembar empat harus dilanda duka. Pasalnya, Dua dari empat buah hatinya yang kembar itu meninggal dunia karena paru-parunya belum mengembang, yakni satu laki-laki dan satu perempua, antara lain Anandivi Setevanu Purwanto yang lahir keempat dan Anandifa Setevia Purwanto yang lahir kedua.

Anandifa meninggal dunia pada Selasa (10/9) pukul 19.15 WIB dan selang 15 menit kemudian disusul Anandivi. Keduanya diketahui meninggal dunia dalam perawatan di ruang NICU Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Baca Juga :   Operasi Bayi Kembar Siam di RSMH Palembang Butuh Waktu 12 Jam

Kristina sempat mengaku terkejut saat mendengar kabar itu karena belum sempat melihat kedua bayinya setelah dilahirkan. Dirinya menjelaskan pagi tadi kedua jenazah bayinya sudah dibawa ke kampung halaman di Pulau Rimau, Banyuasin, untuk dimakamkan.

“Saya berharap semuanya tumbuh dewasa bersamaan, dan juga saya ikhlas menerimanya. Saya berharap dua bayi saya yang lain selalu sehat dan menjadi anak yang sukses nantinya,” harapnya.

Baca Juga :   1 Januari 2019 RSMH Setop Layani Program Berobat Gratis

Sementara itu, tim medis RSMH Palembang Dr Abarham Martadiansyah mengatakan, meninggalnya kedua bayi tersebut bukan karena berat badan, tapi karena faktor kelahiran prematur, paru-paru mereka yang belum berkembang.

“Meninggalnya kedua bayi itu lantaran usia kandungan yang belum cukup bulan. Alhasil, paru-paru mereka belum berkembang sehingga pernapasan belum stabil. paru-paru dapat mengembang idealnya minimal usia janin 28 minggu dan semakin berfungsi dengan baik di usia 34 minggu. Sementara keempat bayi itu baru berusia dalam kandungan 29 minggu,” jelasnya.(Bra)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here