Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Liputan Khusus Usai Asap, Warga Khawatir Banjir

Usai Asap, Warga Khawatir Banjir

Tanggal : Pukul :
154
0
Kondisi banjir hingga ke perumahan warga di Palembang. (Foto: Dokumen Detik Sumsel)

Lipsus, Detik Sumsel- Musim kemarau diprediksi baru akan berakhir pada November mendatang. Kabut asap pun masih menyelimuti sebagian besar wilayah di Sumsel, khususnya Kota Palembang. Bahkan, asap yang masih kian menebal, membuat jam masuk sekolah bagi siswa diperlambat.

Meski begitu, kedatangan musim hujan yang diperkirakan tak akan lama lagi, mulai menimbulkan kekhawatiran baru bagi warga Kota Palembang.

“Ya nasib, kalau kemarau kering, banyak kabut asap. Kalau musim hujan ya banjir lah dek,” ungkap Yayan, warga Sekip pada Detik Sumsel.

Ancaman banjir rupanya menjadi momok bagi warga yang setiap musim hujan, selalu menjadi korban musibah tersebut. Tak terlihatnya upaya nyata dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang di musim kemarau untuk menghadapi datangnya musim hujan, membuat warga yakin, banjir akan kembali datang.

Baca Juga :   Tanjak dan Tempoyak Hantarkan Palembang Raih Penghargaan

“Kami tidak lihat ada upaya khusus dari pemerintah, misal ada petugas memperdalam sungai atau memperbaiki saluran air. Jadi ya kalau musim hujan, kami yakin pasti akan banjir,” katanya.

Ungkapan senada diungkap Wati, warga Kenten Permai. Menurutnya, pemerintah selalu lengah di musim kemarau. Selama musim kering ini, ia tak pernah melihat ada petugas yang berusaha untuk mengupayakan perbaikan saluran air atau mungkin menyiapkan kolam retensi untuk jalan pulang air.

“Disini kan tanah resapannya sudah tidak ada lagi, jadi air bingung mau kemana. Maksud kami ya ada obrolan dari pemerintah dengan kami, misal mengajak untuk membuat saluran air atau apalah saya tidak mengerti. Ini kalau musim hujan, sudah pasti kena banjir lagi,” keluhnya.

Baca Juga :   Pawai Takbir, Bawa Obor Keliling Kampung

Ia berharap, di penghujung musim kemarau yang dinilainya masih memiliki cukup waktu, pemerintah dapat lebih peduli dengan nasib warga yang selalu kebanjiran di musim hujan.

“Ya inginnya sih pemerintah peduli pada kami, ajak ngobrol dulu warga ini, apa yang bisa kami lakukan pasti akan kami lakukan. Kalau tidak diberi tahu, ya mana kami tahu apa upayanya,” ujarnya.(tim)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here