Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Sriwijaya FC Ucok Hidayat Pertanyakan Dana Talangan Rp.12,4 Miliar

Ucok Hidayat Pertanyakan Dana Talangan Rp.12,4 Miliar

Tanggal : Pukul :
571
0
Kuasa hukum Ucok Hidayat dari Bambang Harianto & Partner Law Firm saat memberikan keterangan pers.

Palembang, Detik Sumsel-Ucok Hidayat mempertanyakan pengembalian dana talangan yang dikeluarkannya sebesar Rp. 12,4 Miliar, selama dirinya menjabat sebagai manajer tim Sriwijaya FC musim 2017-2018.

Melalui kuasa hukumnya, Bambang Harianto & Partner (BHP) Law Firm. Ucok Hidayat mengharapkan agar PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen klub.

Untuk mengembalikan dana talangan yang dikeluarkan selama September 2017 hingga juli 2018. Terkait pengeluaran-pengeluaran dengan aktifitas dan event-event dari SFC.

Ahmad Samodra, SH, MH dari BHP Law Firm menjelaskan, adapun posisi kasusnya sebagai berikut, bahwa pada 26 September 2017 bertempat di Griya Agung. Ucok Hidayat resmi ditunjuk sebagai Manajer Sriwijaya FC (SFC).

“Keputusan ini diambil melalui rapat jajaran Manajemen SFC bersama Presiden SFC Dodi Reza Alex yang juga dihadiri oleh Pembina SFC Alex Noerdin,”jelasnya didampingi Hasanul Arifin, SH, Edwarsyah, SH, Himawan Sutanto, SH, MH dan M. Dani, SH.

Dilanjutkannya, penunjukan ini kemudian dituangkan ke dalam surai keputusan Presiden Sriwijaya FC Nomor 02/SK-MT/SFC/Il/20181 tentang susunan manajemen tim Sriwijaya FC Senior.

“Sebagai bentuk tanggungjawab dan semangat yang besar dari klien kami, agar SFC menjadi tim andalan di tingkat nasiona| dan keIuar dari keterpurukan. Maka Ucok Hidayat menggelontorkan dana talangan kepada PT. SOM (sebagai perusahaan yang menaungi klub Sepak Boia Sriwijaya FC) terhitung sejak 29 September 2017 sampai 24 Juli 2018,”jelasnya.

Selama rentang waktu tersebut, total dana talangan yang diserahkan kepada Pihak PT SOM, melalui Bendahara hingga Rp12.465,430.602 (Dua belas milyar empat ratus enam puluh lima juta empat ratus tiga puluh ribu enam ratus dua rupiah);

“Nominal Rp12,4 M lebih ini, dilakukan sebanyak 60 kali untuk 98 jenis pembayaran (peruntukan). Hal ini tercatat di Bendahara PT SOM.”terangnya lagi.

Baca Juga :   Sriwijaya FC VS Persewar, Laskar Wong Kito Amankan Laga Perdana

Adapun 98 Jenis transaksi tersebut seperti, pembayaran bonus-bonus pertandingan antara Sriwijaya FC dengan berbagai club lawan. Biaya transportasi dan akomodasi tim Sriwijaya FC ke berbagai pertandingan.

Lalu biaya operasional tim Sriwijaya FC ke berbagai perlandingan. Biaya pelunasan DP pelatih tim SFC tahun 2018. Biaya pelunasan DP Pemain Selama 2 Musim (2018 dan 2019).

Kemudian, biaya angsuran perjalanan ke travel. Biaya kompensasi pemain ke Ktub lama Arema Malang (Esteban Vnscara). Angsuran DP Pemain Tahun 2018.

Biaya tiket kepulangan kemain asing. Gaji pelatih fisik November dan Desember 2017. Gaji pemain SFC bulan Oktober dan November 2017.

Selanjutnya, biaya bantuan sewa tumah pelatih. Biaya pelunasan DP pelatih. Biaya pelunasan DP Pemain SFC musim 2018. Biaya fee agen pemain. Tiket Pemain Asing. Biaya angsuran mobil pemain SFC musim 2017.

Biaya pembayaran operasional kantor Sriwijaya FC bulan November 2017. Biaya medial check up. Biaya pngurusan naturalisasi pemain dan sebagainya.

M. Dani melanjutkan, bahwa penggelontoran dana talangan yang dikeluarkan Ucok Hidayat adalah bentuk pinjaman. Sementara aktivitas Sriwijaya FC harus terus berjalan.

“Pengeluaran dana oleh Ucok Hidayat untuk berbagai macam kegiatan ini, disepakati akan dibayar pada kesempatan pertama setelah dana dari pihak sponsor masuk ke PT S0M. Namun nyatanya hingga saat ini belum pernah ada pembayaran sama sekali,”tegasnya.

Bahkan, pembayaran atas dana talangan ini tidak juga dilakukan sampai Ucok Hidayat dinyatakan resmi berhenti sebagai Manajer Sriwijaya FC. Melalui Surat Pemberhentian Tugas No. 15ISFCIII2019 tertanggal 23 Januari 2019 yang ditandatangani oleh Dilut PT SOM (c.q. Muddai Madang).

“Tidak hanya itu, pihak-pihak yang bertanggungjawab mengenai sponsorship di PT. SOM. Tidak pernah memberikan informasi sedikit pun, soal dana yang masuk dari pihak sponsor tersebut,”sesalnya.

Baca Juga :   Salurkan Hak Suaranya, Ini Harapan Penggawa Sriwijaya FC

Padahal, pada rentang waktu itu sebut Dani, perusahaan-perusahaan yang tergabung sebagai sponsor Sriwijaya FC ini tak kurang dari 14 perusahaan.

Antara lain, PT. Smartfren Telecom TBK, Bank Sumselbabel, PT. Bukit Asam (PT BA), PT. Semen Baturaja, PT. Tanjung Enim Lestari, Torabica Tora Moka Coffee, Perusahaan Daerah Pertambangan & Energi (PDPDE), Perusahaan Gas Negara (PGN), Calci, Kuku Bima, Go-Jek, PT. Digi Sport Asia, PT. Pusri dan PT. Pertamina.

“Selama menjabat sebagai manajer Sriwijaya FC, Ucok Hidayat tidak pernah mendapatkan gaji, honorarium, insentif atau komisi dalam bentuk apapun atas pikiran, tenaga dan waktu yang sangat besar yang beliau berikan. Bahkan selama Ucok Hidayat menjadi manajer SFC, club sepak bola ini keluar dari keterpurukan dan mengalami penkembangan yang sangat pesat,”urainya.

Edwarsyah, SH melanjutkan, setelah diterimanya surat Keputusan Pemberhentian sepihak dari jajaran managemen PT SOM, SK No. 15lSFC/ll2019.

Kliennya, Ucok Hidayat mencoba menagih dana talangan kepada PT SOM cq Pak Muddai Madang (Dirut PT. SOM) lewat pesan WhatsApp tertanggal 27 Januari 2019.

“Namun pak Muddai Madang (sebagai Direktur Utama sekaligus pemilik saham mayoritas waktu itu) menghindar dan tak ingin menanggapi soal tagihan ini. Malah, sebagaimana pemberitaan di media. Ada kesan terburu-buru mengalihkan kepemilikannya atas saham 88% di PT SOM tersebut kepada pihak lain,”katanya.

Melihat kondisi yang demikian. Pihaknya lalu ditunjuk oleh Ucok Hidayat sebagai kuasa hukum, untuk mencari upaya hukum dalam penyelesaian permasalahannya.

“BHP Law Firm sudah melakukan langkah-langkah, dengan membicarakan langsung dengan pihak terkait di PT SOM. Kemudian disusul dengan mengirimkan beberapa kali surat somasi, terkait dana talangan. Namun belum sama sekali mendapat respon dari pihak PT SOM,”ujarnya.(iyop)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here