Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Ekonomi Tingkat Hunian Hotel Turun Hingga 75 Persen

Tingkat Hunian Hotel Turun Hingga 75 Persen

Tanggal : Pukul :
172
0
Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia  PHRI Sumatera Selatan, Herlan Asfiuddin
Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia  PHRI Sumatera Selatan, Herlan Asfiuddin (maya/detiksumsel.com)

Palembang, Detik Sumsel – Sejak satu minggu terakhir tingkat hunian hotel mengalami penurunan yang sangat signifikan hingga 70 sampai 75 persen penurunan baik untuk hotel berbintang maupun hotel non bintang. Bahkan untuk hotel non bintang penurunanya lebih atas 75 persen.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia  PHRI Sumatera Selatan, Herlan Asfiuddin mengakui, memang sejak awal Januari ada penurunan permintaan, dan kondisi ini diperparah dengan wabah covid 19 dan adanya surah edaran kapolri yang melarang seluruh kegiatan orang banyak, memperparah kondiai hotel.

“Sekarang akupansi hotel hanya tinggal 20 sampai 25 persen padahal biasanya akupansi mencapai angka 60 persen dari kapasitas kamar yang tersedia. Dari total tingkat hunian tersebut rata-rata penghuniya tamu lokal yang menginap disini,” jelasnya melalui whatshap Rabu (25/03).

Baca Juga :   Kenalkan Safety Sejak Dini Melalui Pertamina RU III Goes To School

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya mendorong hotel-hotel yang ada dibawah PHRI untuk menberikan promo atau penawaran paket menginap dengan harga special untuk menarik tamu untuk menginap ke hotel.

Selama  ini hotel banyak terbantu dengan banyaknya event baik lokal maupun nasional, rapat kerja maupun kegiatan lainya dilakukan dihotel, sekarang ini semua kegiatan tersebut di batalkan ataupun diundur sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Baca Juga :   Telkomsel Targetkan Bangun 23 Ribu BTS 4G

Kegiata event dan kegiatan meating menjadi penopang utama akupansi hotel dan hampir 60 persen tingkat hunian hotel berasal dari wisatawan yang datang kepalembang.

“Sekarang kita hanya mengandalkan tamu lokal yang menginap dikamar,” katanya.

Bila kondisi ini berlangsung lama dikhawatirkan akan berdampak dengan pemutusaha hubungan kerja (PHK), saat ini saja ada beberapa hotel berbintang sudah mulai merumahkan para pekerja untuk mengefisiensikan biaya operational hotel.

Berdasarkan data yang ada, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumsel rata – rata setiap bulan mencapai 600 sampai 1000 wisatawan sekarang tidak ada sama sekali. (May)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here