Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Tinggal 10 Persen, Perbaikan Jalan Lingkar Terus Dikebut

Tinggal 10 Persen, Perbaikan Jalan Lingkar Terus Dikebut

Tanggal : Pukul :
906
0
Sejumlah alat berat tampak malakukan aktifitas perbaikan di Jalan Lingkar Timur Kota Prabumulih. (Ichal/detiksumsel)
Sejumlah alat berat tampak malakukan aktifitas perbaikan di Jalan Lingkar Timur Kota Prabumulih. (Ichal/detiksumsel)

Prabumulih, Detik Sumsel – Pengerjaan perbaikan Jalan Lingkar Timur, Kota Prabumulih yang dilakukan oleh PT Sumber Sarana Utama hingga saat ini masih berlangsung. Proyek yang dimulai sejak Februari 2018 ini sudah mencapai 90 persen. Dipastikan perbaikan jalan akan selesai di akhir Desember.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah alat berat dan pekerja masih tampak melakukan pengerjaan perbaikan jalan. Sebagian jalan mulai tampak mulus dengan cor beton, bahkan beberapa titik juga sudah dilakukan pemasangan siring untuk drainase serta pengaspalan pada bagian jalan yang rusak.

Deputy PT Sumber Sarana Utama, Raharjo saat dikonfirmasi mengatakan, untuk peningkatan Jalan Lingkar tersebut dilakukan sepanjang kurang lebih 5,3 kilometer. Perbaikan jalan yang menggunakan dana APBN 2018 senilai Rp 60 Miliar tersebut tergabung satu paket dengan pemeliharaan jalan negara yang dimulai dari Kabupaten Ogan Ilir, Kota Prabumulih hingga Kabupaten Muara Enim.

“Keseluruhan paket perbaikan jalan negara ini sepanjang 135 kilometer. Pengerjaan terdiri dari tambal sulam aspal dan pengecoran dan pembuatan siring. Untuk Prabumulih sendiri sebagian besar adalah pengecoran. Kurang lebih sepanjang 5,3 kilometer,” ujar Raharjo kepada Detik Sumsel, Rabu (26/09).

Baca Juga :   Diduga Pipa Bocor, Semburan Minyak Pertamina Resahkan Masyarakat

Perbaikan Jalan Lingkar dilakukan pada bagian kiri jalan. Dari Simpang Tugu Air Mancur hingga Simpang Tugu Nanas. Hal ini dilakukan mengingat besaran anggaran yang disiapkan tidak mampu untuk memperbaiki jalan tersebut secara keseluruhan.

“Kalau untuk keseluruhan diperlukan dana sekitar 250 miliar. Barulah Jalan Lingkar bisa mulus. Karena anggarannya terbatas makanya perbaikan dilakukan pada titik-titik yang sesuai skala prioritas saja,” bebernya.

Masih kata Raharjo, untuk saat ini jarak tempuh kendaraan yang melewati Jalan Lingkar memakan waktu kurang lebih 20 menit. Hal ini jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya.

“Dulu sebelum dilakukan perbaikan bisa memakan waktu lebih dari satu jam lebih melintasi Jalan Lingkar. Itu kalau kondisi lagi tidak macet. Sekarang dalam kondisi arus lalu lintas lancar hanya butuh waktu sekitar 20 menit,” imbuhnya.

Baca Juga :   Kios PTM 2 Dinilai Sempit, Ridho Yahya Janji Perbaiki

Sementara itu, meskipun telah dilakukan perbaikan namun sejumlah warga mengaku masih belum merasakan secara penuh dampak positif dari perbaikan jalan tersebut. Mengingat masih banyak banyak lokasi Jalan Lingkar yang rusak parah.

“Yang diperbaiki baru bagian sebelah kiri saja. Itupun tidak seluruhnya diperbaiki. Kita khawatir bagian jalan yang sudah diperbaiki tidak akan bertahan lama. Karena sudah pasti supir angkutan akan memilih jalan yang mulus. Bahkan mereka malah nekat untuk melawan arus. Kami berharap agar pemerintah bisa segera memperbaiki Jalan Lingkar ini secara keseluruhan,” ungkap Herman warga Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur.

Terlebih lagi, sambungnya Jalan Lingkar juga rawan terjadi kecelakaan dan tindak kriminalitas. Sehingga banyak pelaku kejahatan yang mengambil kesempatan untuk melakukan aksinya.

“Apalagi pungli juga banyak berkeliaran. Khususnya di titik-titik yang rusak parah. Kita berharap ada solusi yang terbaik kedepannya. Sehingga Jalan Lingkar benar-benar aman dan nyaman untuk dilewati,” tandasnya. (Ichal)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here