Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Tim Jangan Gurah Ringkus Dua Pemakai dan Satu Pengedar Sabu

Tim Jangan Gurah Ringkus Dua Pemakai dan Satu Pengedar Sabu

Tanggal : Pukul :
98
0
Detik Sumsel/Rendi - Press Conference dengan Kapolres Kota Pagaralam AKBP Dolly Gumara SIk.

Pagaralam, Detik Sumsel – Tim Jangan Gurah Sat Narkoba Polres Kota Pagaralam kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika di wilayah hukum Kota Pagaralam.

Informasi yang berhasil dihimpun, tepatnya Sabtu (5/10) sekira pukul 14.00 WIB, Tim Jangan Gurah di bawah pimpinan Kasat Narkoba Iptu Regan Wardana Kusuma berhasil mengamankan dua orang pemakai, yakni PS dan FRJ, warga Desa Talang Sawah Kelurahan Bangun Rejo Kecamatan Pagaralam Utara. Dari tangan keduanya ditemukan dua paket narkotika jenis sabu.

Setelah melakukan pengembangan terhadap keduanya, tim juga berhasil mengamankan satu orang pengedar, yakni SS di tempat dimana PS dan FRJ mendapatkan baramg tersebut di Kelurahan Curup Jare Kecamatan Pagaralam Utara.

Saat prees conference, Kapolres Kota Pagaralam AKBP Dolly Gumara SIk mengungkapkan, dari pemeriksaan awal keduanya positif menggunakan narkotika karena saat ditangkap selain menemukan barang bukti keduanya juga tengah membuat bong di kamar milik PS.

“Kemudian langsung dikembangkan untuk menggali barang tersebut didapat dari mana dan siapa,” jelasnya.

Alhasil, menurut keterangan dua TSK kalau barang tersebut didapat dari seseorang dengan cara dibeli seharga Rp 100 ribu untuk satu paket. Kemudian tim langsung bergerak untuk mencari keberadaan FRJ di Kelurahan Curup Jare.

“Dan benar dari tangan FRJ juga ditemukan tujuh paket sabu siap edar yang disimpan di bawah etalase di kediamannya. Menurut FRJ, kalau barang yang dia jual juga didapat dari orang lain yang saat ini masih kita kembangkan,” ucap Kapolres.

Dirinya menegaskan, ketiganya (pelaku dan pengedar) ini terancam pidana sebagaimana dijelaskan dalam pasal 114 ayat 1 Undang-undang narkotika tahun 2019 tentang tindak pidana narkotika.

“Dengan hukuman minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” tegasnya.

Ditegaskannya lagi, terkait narkotika ini memang menjadi program utama dirinya selaku Kapolres Kota Pagaralam baik dalam penegakan hukum maupun pembinaan ke masyarakat.

“Karena untuk menciptakan Pagaralam bebas narkoba, hukum terus kita jalankan dan ini pula tak lepas dari peran serta masyarakat untuk menyampaikan bahayanya narkotika itu sendiri,” pungkasnya. (rendi)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here