Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Tangkal Hoax Melalui Kecerdasan Menulis dan Membaca

Tangkal Hoax Melalui Kecerdasan Menulis dan Membaca

Tanggal : Pukul :
388
0
Ngobrol Pintar dan Inspiratif (Ngopi) di Dipo Cafe Jalan Diponogoro Palembang, Senin (03/12)

Palembang, Detik Sumsel – Melalui kegiatan Ngobrol Pintar dan Inspiratif (Ngopi) bersama Bung #fk yang bertemakan ‘The Power of Literacy’, diharapkan semua unsur mampu untuk terlibat dalam mendongrak budaya literasi baik di sekolah, kampus maupun tempat-tempat umum.

“Ini adalah diskusi dan Ngopi bersama BungFK yang ke XI, melalui tema ini kita harapkan semua unsur dapat terlibat dalam mendongkrak budaya literasi di sekolah, kampus ataupun tempat umum. Dan kita juga harapkan, kedepan tema-tema lain yang inspiratif bagi generasi muda akan kita angkat juga,” ungkap Founder Ngopi Bareng Bung#FK, Fatkurohman S.Sos usai kegiatan Ngobrol Pintar dan Inspiratif (Ngopi) di Dipo Cafe Jalan Diponogoro Palembang, Senin (03/12).

Baca Juga :   Ketua PW IPNU Sumsel Sesalkan Aksi Para Pelajar

Sementara, selaku narasumber, Hernoe Roesrijadji SIP yang juga seorang owner salah satu Media Online di Sumsel menjelaskan, bahwa kegiatan yang diadakan oleh Bung #FK tersebut merupakan kegiatan yang positif yang dapat menumbuhkan minat membaca serta menulis pada kalangan mahasiswa pada khususnya.

“Manfaat membaca dan menulis itu sangat banyak. Selain memperluas pengetahuan, manfaat membaca dan menulis itu dapat memunculkan inspirasi dan hal tersebut sangatlah bermanfaat bagi para pemuda saat ini,” ujar Hernoe.

Terkait penggunaan media sosial tentang kecerdasan saring sebelum sharing, Hernoe mengungkapkan bahwa warga negara harus memiliki kepandaian dalam menyaring setiap pemberitaan yang baik ataupun setiap pemberitaan yang tidak baik yang masuk dalam kategori hoaks.

Baca Juga :   Bangun Nilai Kekeluargaan dalam Bekerja

Menurutnya, kecerdasan dalam menulis dan membaca merupakan suatu hal yang harus dimiliki oleh setiap orang khususnya bagi para pemuda agar dapat lebih cerdas dalam menyaring sesuatu yang pantas atau tidaknya untuk kemudian disharing.

“Jika berita hoaks tanpa kita saring terlebih dahulu akan berdampak pada perpecahan bangsa, maka dari itu warga negara yang baik harus mampu membedakan berita yang layak untuk di sharing dan yang tidak layak untuk disharing,” tungkasnya.

Hadir juga narasumber lainnya, yaitu Anggota DPD RI, Siska Marleni SE MSi, Eviliana SPd MPd selaku penerjemah serta Iswadi S.Sos selalu Koalisi Penulis Aliansi Kebangsaan. (Wira)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here