Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Sriwijaya FC Tagih Utang ke PT.LIB, Sriwijaya FC Minta Bantuan BOPI

Tagih Utang ke PT.LIB, Sriwijaya FC Minta Bantuan BOPI

Tanggal : Pukul :
577
0
Wakil ketua Tim SAR Sriwijaya FC Hendri Zainuddin. (Istimewa)

Palembang, Detik Sumsel – Upaya manajemen Sriwijaya FC untuk mendapatkan uang segar dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) memasuki babak baru.

Ini menyusul langkah manajemen bersurat ke Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Jumat(7/2), manajemen Sriwijaya FC (SFC) memasukkan surat untuk bertemu dengan pimpinan badan otonom Kemenpora tersebut di Jakarta.

Surat audiensi dengan pimpinan BOPI dikirim via email, Jumat (7/2). Surat bernomor 24/SFC/II/2020 itu ditanda tangani oleh Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid.

Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin berharap surat ini bisa menjadi jalan mendapatkan kepastian pembayaran utang PT LIB ke Sriwijaya FC.

Baca Juga :   Sriwijaya FC Waspadai Kebangkitan Persibat

“Kami berharap ada sikap tegas dari BOPI yang merupakan perwakilan Pemerintah untuk mengurusi olahraga profesional,” ungkap Hendri.

Sebagaimana diketahui, utang PT LIB kepada Sriwijaya FC terjadi pada musim 2018. Saat itu, Sriwijaya FC masih berkompetisi di Liga 1. Oleh PT LIB, peserta Liga 1 2018 mendapatkan subsidi kompetisi Rp5 miliar dan pengembangan program Elite Pro Academy Rp2,5 miliar. Total dana yang harusnya didapatkan Rp7,5 miliar dari operator kompetisi tersebut.

Dengan berjalannya waktu, dana subsidi tersebut menyisakan Rp3,6 miliar setelah PT LIB membayarnya dengan mencicil. Manajemen Sriwijaya FC sudah menagih beberapa kali uang itu. Terakhir surat tagihan dilayangkan pada 27 Januari 2020. Namun sampi sekarang belum ada kepastian waktu pembayaran sementara manajemen harus terus menghidupi klub yang saat ini memasuki fase persiapan menatap Liga 2 2020.

Baca Juga :   Persiraja Miliki Rekor Fantastis, Tapi Bukan Tak Terkalahkan

“Hanya BOPI menjadi tumpuan kami dalam menyelesaikan masalah ini. Saya berharap pertemuan nanti bisa menghasilkan solusi terbaik bagi kami. Sebab, klub jika bermasalah dengan tunggakan gaji bisa terancam tidak bisa berkompetisi bahkan bisa-bisa berurusan dengan pengadilan, sementara bagaimana dengan PT LIB yang memiliki utang kepada klub?,” tuturnya.(iyop)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here