Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Sumsel Berpotensi Hujan 23-24 September

Sumsel Berpotensi Hujan 23-24 September

Tanggal : Pukul :
516
0

* Kabut Semakin Tebal di Palembang, Satu Penerbangan Delay

Palembang, Detik Sumsel — Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi SMB II Palembang memprediksi hujan akan turun di wilayah Sumsel pada tanggal 23-23 September mendatang. Kabar baik ini jelas sangat ditunggu-tunggu masyarakat Sumsel, khususnya yang terpapar kabut asap yang relatif tebal.

Potensi hujan pada tanggal 23 September mendatang diprediksi berpeluang 20-40 persen untuk Sumsel bagian Timur dan 40-80 persen untuk Sumsel bagian Barat intensitas minimal 10 mm. Sedangkan pada tanggal 24 September, peluang hujan 40-80 persen untuk seluruh wilayah Sumsel untuk peluang hujan minimal 10 mm.

Pada 21 September, angin permukaan berdasarkan catatan BMKG umumnya berhembus dari arah Timur menuju Tenggara dengan kecepatan 4-20 Knot (7-36 Km/Jam). Hal ini mengakibatkan potensi masuknya asap akibat Karhutbunla ke wilayah Kota Palembang dan sekitarnya.

Baca Juga :   Minta Warga Bersabar, Waspadai Hujan Malam Hari

Sumber dari LAPAN, hari ini tercatat beberapa titik panas di wilayah sebelah Timur – Selatan Kota Palembang dengan tingkat kepercayaan di atas 80 persen yang berkontribusi asap ke wilayah Kota Palembang, yakni pada wilayah SP Padang, Banyu Asin I, Pampangan, SP Padang, Pedamaran, Tulung Selapan, Cengal, Pematang Panggang, dan Mesuji.

Intensitas asap (Smoke) umumnya meningkat terjadi pada dini hari menjelang pagi hari (01.00-07.00 WIB) dan pada sore hari (17.00-19.00 WIB) ini dikarenakan labilitas udara yang stabil pada saat tersebut.

Fenomena asap sendiri diindikasikan dengan kelembapan yang rendah dengan partikel-partikel kering di udara, mengurangi jarak pandang, beraroma khas, perih di mata, mengganggu pernafasan dan matahari terlihat berwarna oranye (merah) pada pagi atau sore hari. Hal ini berpotensi diperburuk jika adanya campuran kelembapan yang tinggi (partikel basah/uap air) sehingga membentuk fenomena kabut asap yang umumnya terjadi pada pagi hari.

Baca Juga :   Kabut Asap Kembali Ancam Sumsel

Jarak pandang tertinggi yang tercatat di Bandara SMB II Palembang pada Jumat (20/09) adalah 8 Km dan terendah pada pagi hari ini berkisar 700-900 m dengan kelembapan 92-94 persen dengan keadaan cuaca asap yang berdampak satu penerbangan yang mengalami delay.

BMKG Sumsel mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam bertransportasi pada pagi hari (04.00-07.00 WIB) dan pada sore hari (17.00-19.00 WIB) seiring potensi menurunnya jarak pandang, senantiasa menggunakan masker dan mengonsumsi banyak air saat beraktivitas di luar rumah untuk menjaga kesehatan.

BMKG juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran baik itu sampah rumah tangga maupun dalam pembukaan lahan pertanian atau perkebunan dan menganjurkan masyarakat melakukan Salat Istisqo (bagi yang beragama Muslim) dan sesuai ibadahnya masing-masing untuk yang beragama lain untuk turunnya hujan. (rel)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here