Beranda Kriminal Soal Tapal Batas, Pejabat dan Pemborong ini Terancam Denda 1 Milyar dan...

Soal Tapal Batas, Pejabat dan Pemborong ini Terancam Denda 1 Milyar dan 20 Tahun Penjara

Tanggal : Pukul :
347
0

Palembang, Detik Sumsel, – Empat terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi Kegiatan Pekerjaan Pembangunan Gerbang Batas Kota Palembang-Kabupaten Ogan Ilir Tahun Anggaran 2013 terancam denda 1 milyar dan hukuman 20 tahun penjara pada persidangan yang digelar di PN Klas 1 A khusus Palembang, Senin (12/8).

Keempat terdakwa, Khairul Rizal,ST, MT. Bin H.Nahrowi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Perumahan Kota Palembang Tahun Anggaran 2013 bersama dengan Ichsan Pahlevi, SE. Bin Syamsudin ahmad (berkas perkara terpisah) Kuasa Direktur CV. Putra Jasuma selaku Penyedia Barang Pekerjaan,Asmol Hakim ST. Bin Syarif Husin (berkas perkara terpisah) Direktur CV. Sasana Citra Mandiri selaku Pemenang Pengadaan Jasa Konsultan Pengawas Pekerjaan yang didampingi kuasa hukumnya Advokad Bustanul Fahmi SH MH, serta Ahmad thoha SE Bin ABIDIN (berkas perkara terpisah) Kuasa Direktur CV. Putra Jasuma Didampingi Kuasa hukimnya advokad Lilik Bagus Setiawan SH MH Didakwa oleh JPU Hery Fadlullah, SH dari Bidang Pidana khusus Kejaksaan Negri Palembang dengan pasal berlapis.

Keempatnya didakwa dengan pasal 2 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,berbunyi setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dipidana dengan pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun dan denda paling sedikit 200 juta atau paling banyak 1 Miliar Rupiah.

Dan Kedua, Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nonor 31 tahun1999, sebagaimana yang telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta Pasal 9 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999, sebagaimana yang telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 Ke-1 KUHP berbunyi setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau karena kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dipidana seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun dan atau denda paling sedikit 50 juta rupiah dan maksimal 1 miliar.

Dihadapan majelis hakim diketuai Kamaludin SH MH para terdakwa menyatakan menerima dakwaan tersebut dan tak mengajukan esepsi atau sanggahan atas dakwaan Jaksa penuntut Umum (JPU) sehingga persidangan akan dilanjutkan dengan keterangan saksi.”Sidang akan kita lanjutkan dengan mendengarkan keterangan saksi,” tegas hakim.

Diketahui sebelumnya,
, Perkara yang terdaftar dengan nomer perkara 15/Pid.Sus-TPK/2019/PN Plg pada PN palembang dengan 4 terdakwa ini yang melaksanakan Kegiatan Pekerjaan Pembangunan Gerbang Batas Kota Palembang-Kabupaten Ogan Ilir yang berlokasi di Jln. Gubenur H. A. Bastari- Jakabaring, Kecamatan Seberang Ulu I Kota Palembang bersumber dari APBD Kota Palembang Tahun Anggaran 2013 dan berdasarkan DPA-SKPD Nomor 1.04.1.03.02.17.02.5.2 tanggal 06 Pebruari 2013 dengan Pagu Anggaran sebesar Rp.1.500.000.000,- (satu milyar lima ratus juta rupiah).

Berdasarkan Kontrak/Surat Perjanjian Nomor : 06.02/PPK GEDUNG/DE/PUCKP/2013 tanggal 7 Juni 2013 Perencanaan Kegiatan Pekerjaan Pembangunan Gerbang Batas Kota Palembang-Kabupaten Ogan Ilir Tahun Anggaran 2013 telah dilaksanakan oleh CV.Cita & Citra melalui YON ROSANDI (Alm) dengan nilai kontrak sebesar Rp. 89.000.000,- (Delapan puluh Sembilan juta rupiah) dan hasil dari pelaksanaan Kontrak Perencanaan tersebut berupa Gambar Rencana Pekerjaan/DED (Detail Engineering Design), Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk 4 lokasi Pembangunan Gerbang Batas Kota Palembang, Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS), Laporan Awal, serta Laporan Akhir untuk 1 (satu) Rencana Anggaran Biaya (RAB) khususnya Rencana Anggran Biaya (RAB) Gerbang Batas Kota Palembang – Ogan Ilir yang berlokasi di Jakabaring Kec. SU. I Palembang yaitu sebesar Rp. 1.496.779.000,00 .

Dugaan kasus korupsi tersebut berupa mark-up anggaran pembangunan tugu perbatasan Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin dengan kerugian negara sebesar Rp.505.923.660,08
tugu yang menjadi objek korupsi berada di Jalan Gubernur H. Ahmad Bastari Jakabaring Palembang, keempatnya ditetapkan sebagai tersangka dengan barang bukti dokumen-dokumen terkait pembangunan tugu tersebut.(vot)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here