Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Kriminal Sindikat Aceh Bawa Sabu Asal Timur Tengah ke Palembang

Sindikat Aceh Bawa Sabu Asal Timur Tengah ke Palembang

Tanggal : Pukul :
206
0
Sindikat Aceh Bawa Sabu Asal Timur Tengah ke Palembang
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu menunjukkan barang bukti sabu seberat 1090 gram yang diamankan dari tiga tersangka asal Aceh

Palembang, Detik Sumsel — Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu mengatakan tiga kurir yang ditangkap di Palembang membawa sabu seberat 1090 gram merupakan jaringan asal Aceh.

Ketiga tersangka ALF, RF dan TR ditangkap saat akan transaksi didepan parkiran salah satu minimarket di Jalan Radial, Kecamatan Ilir Barat I Palembang pada Sabtu 8 Februari 2020 lalu.

“Sabu dibawah dari Aceh ke Jambi, Lampung lalu ke Palembang. Palembang tujuan akhir dari sindikat ini mereka menggunakan dua mobil yang dibawa langsung dari Aceh,”kata Heri Istu saat pres rilis tersangka dan barang bukti Rabu (12/2).

Baca Juga :   Penyidik Serahkan BB Emas Kepada Korban Perampokan

Saat membawa narkoba dari Aceh ke Palembang tiga peran tersangka berbeda, tersangka ALF berperan sebagai deker atau memantau situasi, sedangkan tersangka RF perannya membawa barang dan tersangka TR perannya sebagai sopir.

“Mustahil barang jauh jauh dibawak dari Aceh hanya satu kilogram mungkin lebih dari satu kilogram. Namun yang berhasil kami tangkap hanya satu kilogram itupun dengan transaksi,”tuturnya.

Saat ditanya kualitas sabu asal Timur Tengah tersebut, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan di laboratorium untuk mengetahui zat zat apa saja yang terkandung didalam sabu asal Timur Tengah tersebut.

Baca Juga :   Simpan Senpira dalam Kaleng Beras, Petani Karet Diciduk

“Yang jelas ini sabu sabu jenis baru masuk ke Indonesia makanya akan kami periksa dulu di laboratorium untuk mengetahui kualitasnya. Kalau selama ini kemasan sabu yang diamankan merknya cina tapi ini berbeda dengan yang biasa,”bebernya.

Sementara itu, tersangka ALF mengaku ia diupah 50 juta oleh bos nya yang ada di Aceh untuk mengantar narkoba ke Palembang. Namun baru dikasih 20 juta sebagai uang jalan.

“Ini yang kedua kalinya, yang pertama saya mengantar sabu ke lampung berhasil. Tapi yang kedua ini saya ditangkap polisi,”sesalnya.(oji)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here