Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Ekonomi Sejak Tol Palembang-Lampung Beroperasi, Servis Bengkel Naik 20 Persen

Sejak Tol Palembang-Lampung Beroperasi, Servis Bengkel Naik 20 Persen

Tanggal : Pukul :
7347
0
Kepala Cabang Auto 2000 Plaju, Handi Soen (Maya/detiksumsel.com)
Kepala Cabang Auto 2000 Plaju, Handi Soen (Maya/detiksumsel.com)

Palembang, Detik Sumsel – Sejak dibukanya jalan Tol Palembang – Kayuagung Lampung, permintaan servis kendaraan baik berkala dan tune-up mengalami kenaikan hingga 20 persen dari sebelumnya.

Peningkatan ini sudah terjadi sejak pertama dibuka jalan tol, karena kebanyakan orang ingin mencoba jalan. Apalagi saat ini berbarengan dengan musim libur natal dan tahun baru.

“Kebanyakan konsumen yang melakukan servis berkala mulai dari 10 ribu, 20 ribu, 30 ribu dan 40 ribu untuk kesiapan perjalanan¬† jauh,” jelas Kepala Cabang Auto 2000 Plaju, Handi Soen ketika dibincangi, Minggu (29/12).

Saat ini, setiap hari rata-rata jumlah kendaraan yang masuk untuk servis sebanyak 125 unit perhari. Pada hari biasa, jumlah kendaraan yang melakukan servis sebanyak 105 kendaraan. Dari jumlah tersebut, hampir 60 persen lebih kendaraan yang masuk kebengkel untuk tune-up.

Dia menjelaskan, bagi konsumen yang ingin servis jangan khawatir. Karena selama libur natal dan tahun baru bengkel tetap operational seperti biasa jam 08.00 WIB pagi sampai jam 17.00 WIB , hari minggu pun tetap buka tapi hanya pukul 14.00 WIB.

“Kita tetap buka dan operasional seperti biasa pada 31 Desember dan 1 Januari 2020. Jadi jangan khawatir, yang ingin servis kendaraan datang langsung ke bengkel,” ucapnya.

Untuk menghindari antrian panjang, dia menyarankan agar konsumen yang ingin servis ada baiknya melakukan booking terlebih dahulu.

Sementara itu, terkait dengan penjualan kendaran. Selama Desember permintaan kendaraan cukup tinggi dari biasanya. Dari rata-rata 130 unit menjadi 160 unit.

“Permintaan memang tinggi, tapi yang jadi persoalan. Stok kendaraan terutama jenis Innova, Fortuner dan Alfard sudah habis sejak beberapa hari yang lalu,” katanya.

Handi menambahkan, tahun ini ada pergeseran permintaan konsumen dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kendaraan high class justru banyak diminiti konsumen, dibandingkan kendaraan tipe medium dan low seperti tipe Agya, Calya maupun Rush yang stoknya masih tersedia. Meskipun jumlahnya tinggal sedikit. (May)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here