Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Keluarga Ahmad Yani bersama para relawan Sahabat AY angkat bicara terkait pengunduran Bupati Muara Enim non aktif Ir H Ahmad Yani MM yang saat ini masih mengikuti proses hukum.

Sahabat AY Sampaikan Pengunduran Ahmad Yani Sebagai Bupati

Muara Enim, Detik Sumsel- Keluarga Ahmad Yani bersama para relawan Sahabat AY angkat bicara terkait pengunduran Bupati Muara Enim non aktif Ir H Ahmad Yani MM yang saat ini masih mengikuti proses hukum.

Berdasarkan press release disampaikan Sabtu (15/8) dikediaman salah satu relawan Sahabat AY, Deni Ismiardi, didampingi Iwan Kurniawan, Yusran, dan Ruspandri mengatakan, pengunduran Diri Ir H Ahmad Yani MM sebagai Bupati Muara Enim periode 2018-2023, sebagaimana surat pengunduran diri tertanggal 10 Agustus 2020 dan surat dimaksud telah disampaikan secara resmi kepada DPRD Kabupaten Muara Enim untuk dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Atas pengunduran itu, secara pribadi H Ahmad Yani MM menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh Para Relawan Sahabat AY yang tersebar di Kabupaten Muara Enim. Lalu Ahmad Yani pula berpesan kepada bupati Muara Enim definitif nantinya agar tak lupa kepada simpatisan serta konstituen, yang telah bersama-sama berjuang dan mendukung, karena Beliau menyadari berkat dukungan merekalah sehingga Ir H Ahmad Yani dan MM bersama H Juarsah, SH dalam memenangkan konstentasi Pilkada 2018 kemarin.

Baca Juga :   Ditengah Pandemi, Bupati Iskandar Sebut Produksi Beras Alami Surplus

“Dengan Pengunduran Diri ini, maka Pelaksana Tugas (Plt). Bupati Muara Enim dapat menjadi Bupati Difmitif sehingga dapat mengurangi beban psykologis dan lebih maksimal menjalankan Roda Pemerintahan, untuk itu bapak Ir. H. Ahmad Yani, MM berkeyakinan dan berharap penggantinya dapat meneruskan Visi, Misi dan Program Merakyat yang dicanangkan, serta dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Muara Enim,”kata Deni.

Kemudian, terkait proses hukum yang ada, Ahmad Yani telah melakukan upaya hukum kasasi atas putusan tingkat banding untuk upaya hukum ini dilakukan karena Ahmad Yani dan penasehat hukumnya berkeyakinan bahwa putusan Pengadilan Negeri Palembang diduga mengandung kesalahan dalam penerapan hukum dan tidak menerapkan hukum sebagaimana mestinya.

Baca Juga :   Fokus Benahi Motivasi Pemain

Selain itu, upaya ini adalah upaya untuk mencari keadilan bagi dirinya dan bukan untuk mempertahankan jabatannya.

“Untuk itu kami mengajak kiranya kita sama-sama mengedepankan azaz presumption of innocent atau azaz praduga tak bersalah, yang berarti seseorang dianggap tidak bersalah sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” tukasnya.(ndi)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Andi Ardian

Avatar

Check Also

Jembatan Air Aman Lubuk Batang Amblas

Baturaja, Detik Sumsel — Jembatan air aman Kampung 4 Desa Lubuk batang lama (LBL) kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *