Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Olahraga Prabumulih Minta Tambahan 3 Cabor di Porprov 2019

Prabumulih Minta Tambahan 3 Cabor di Porprov 2019

Tanggal : Pukul :
363
0
Suasana rapat Porprov di lantai III Kantor KONI Sumsel. (Istimewa)

Palembang, Detik Sumsel-KONI Sumatera Selatan kembali menggelar rapat persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel ke XII, di kantor KONI Sumsel, Kamis (4/7) siang.

Rapat kali ini dihadiri pengprov provinsi Sumsel, pengurus koni kabupaten/kota dan tuan rumah Porprov Prabumulih.

Tuan rumah Porprov 2019, yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Prabumulih Joko, dalam rapat meminta tambahan tiga cabor untuk dipertandingkan di Porprov di Prabumulih nanti.

“Kita sebagai tuan rumah Porprov meminta supaya cabor soft tenis, bridge dan Hoki ikut dipertandingkan,” katanya.

Dengan penambahan tiga cabor ini, itu artinya bakal ada 30 cabor yang siap dipertandingkan di Prabumulih nanti.

“Semua sudah kita siapkan. Secara keseluruhan kami sebagai tuan rumah sudah siap menjadi tuan rumah,” ucapnya.

Baca Juga :   Ridho Yahya Optimistis Prabumulih Siap Jadi Tuan Rumah Porprov

Menangapi permintaan tuan rumah, Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi Syamsurramel mengungkapkan, jika venue soft tenis bisa menggunakan venue tenis.

“Venue Bridge juga tidak sulit pastinya bisa dimana saja. Jadi venue, harusnya memang bukan kendala,” ucapnya.

Syamsurramel mengingatkan, panitia harus jeli dalam menyusun jadwal pertandingan. Apalagi Porprov Prabumulih nanti, diperkirakan akan diikuti setidaknya 7000 atlet.

Jika jadwal dari 30 cabor yang dipertandingkan berberangan, bisa berdampak pada penginapan. Oleh sebab itulah, panitia harus mengatur jadwal pertandingan dengan baik.

“Jadi nanti ada cabor yang lebih dulu dipertandingkan, tapi ada yang terakhir-terakhir,” ujarnya.

Masih kata Syamsurramel, Porprov tahun ini ditetapkan sebagai Porprov pembinaan. Itu artinya ada regulasi yang harus dipatuhi bersama, salah satunya batasan usia. Pada Porprov di Prabumulih usia setiap atlet yang turunĀ  maksimal 21 tahun.

Baca Juga :   Desak Prabumulih Segera Tetapkan Cabor PorprovĀ 

“Jadi Porprov kali ini buat atlet kelahiran 1 Januari 1998 dan sesudahnya. Tapi ada juga cabor tertentu ada pembatasan usia minimal, seperti cabor atletik minimal 15 tahun,” ucapnya.

Plh Ketua KONI Sumsel Dhenie Zainal menambahkan, jika nantinya KONI Sumsel akan kembali menggelar rapat lanjutan untuk memantapkan persiapan Porprov di Prabumulih.

“Pada rapat anggota KONI Sumsel dalam waktu dekat juga, akan kita bahas soal Porprov dan juga PON di Papua pada tahun 2020,” ucapnya.(iyop/ril)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here