Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Penculikan Anak Hebohkan Warga Gelumbang

Penculikan Anak Hebohkan Warga Gelumbang

Tanggal : Pukul :
2516
0
Tersangka Hasan diamankan anggota Polsek Gelumbang. (Istimewa)

Prabumulih, Detik Sumsel – Aksi penculikan anak yang belakangan ini sempat viral disejumlah daerah ternyata bukan hanya sekedar isapan jempol belaka. Peristiwa itu bahkan dialami oleh seorang anak berusia 2,5 tahun bernama Laila warga Dusun II Skarda, Desa Suka Menang Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.

Korban diketahui dibawa kabur oleh sepasang pria dan wanita yakni Hasan (43) warga Pandai Besi, Dusun II Skarda, Desa Sukamenang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim dan Ayu Putri Ani (30) warga Dusun II Skarda, Desa Sukamenang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.

Informasi yang dihimpun peristiwa penculikan tersebut terjadi pada Jumat (26/10), sekira pukul 07.30 WIB. Saat itu, korban bersama dengan neneknya yakni Sainem (58) sedang berada di rumah. Tidak lama kemudian kedua pelaku datang menemui Sainem untuk berpamitan pergi ke wilayah Kabupaten Ogan Ilir untuk menemui anak angkat mereka.

Namun, sebelum berangkat pelaku Ayu meminta izin kepada Sainem untuk mengajak cucunya dan berjanji akan segera kembali. Sainem yang telah mengenal kedua pelaku mengizinkan keduanya untuk membawa cucunya tanpa menaruh perasaan curiga.

Baca Juga :   Melanggar Aturan, Belasan Truk Batubara Dikandangkan

Setelah dua hari berlalu, pelaku tidak juga datang mengantarkan cucunya pulang. Sainem pun lantas curiga dan tidak mengetahui nasib dan keberadaan cucunya tersebut. Ia pun lantas melporkan hal tersebut ke Mapolsek Gelumbang.

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SH SIK MH melalui Kapolsek Gelumbang AKP Indrowono SH membenarkan jika pihaknya telah menerima laporan penculikan terhadap anak. Setelah dikembangkan, petugas berhasil mengamankan pelaku Hasan yang saat itu sedang berada di rumahnya.

“Pelaku Hasan berhasil kita tangkap lantaran tidak ikut pergi dengan Ayu. Sehingga pelaku yang saat itu ikut serta menjemput korban di rumah neneknya langsung kita amankan untuk diproses lebih lanjut,” ujar Kapolsek.

Lebih lanjut Indrowono menuturkan, pihaknya saat ini masih mencari keberadaan Ayu yang telah membawa pergi korban. Namun, pihaknya masih perlu melakukan pendalaman terkait modus penculikan anak tersebut.

Baca Juga :   Tak Senang Dipandangi, Adef Pukuli Satria Hingga Babak Belur

“Pelaku memang biasa mengasuh korban. Sehingga neneknya tidak curiga saat pelaku membawa cucunya. Kita masih mendalami modus terkait penculikan anak ini. Jika terbukti melakukan penculikan, penjualan dan atau perdagangan anak maka pelaku akan dijerat Pasal 83 Jo 76F ¬†UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” pungkasnya.

Masih kata Indrowono, terkait banyaknya isu penculikan terhadap anak, maka dirinya meminta seluruh masyarakat untuk lebih waspada.

“Jangan pernah lengah dan lalai, tetap waspada. Jangan pernah membiarkan anak-anak pergi bermain jauh dari lingkungan rumah. Tetap waspada dan awasi anak-anak,” ungkapnya.

Sementara itu, pelaku Hasan sendiri mengaku tidak mengetahui keberadaan Ayu. Bahkan ia sendiri membantah jika telah melakukan tindak penculikan terhadap anak.

“Aku dak tau dibawaknyo kemano anak itu. Memang rencana nak pegi ke OI untuk jingok anak angkat di sano. Olehnyo aku dak ikut pegi ke OI,” kilahnya. (Ichal)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here