Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Pemerintahan Pemprov Sumsel Bakal Gunakan Sistem Aplikasi dalam Penertiban Aset

Pemprov Sumsel Bakal Gunakan Sistem Aplikasi dalam Penertiban Aset

Tanggal : Pukul :
148
0

Palembang, Detik Sumsel – Kegiatan Docus Group Discussion (FGD) di ruang Rapat Bina Praja, yang dibuka Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya, Kamis (19/9), dihadiri langsung oleh Koordinator C Jaksa Agung Muda Inteligen Kejagung RI Didik Alisyahdi, S.H, M.M dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Dr. Sugeng Purnomo, S.H.,M.Hum

Wakil Gubernur Sumsel, H. Mawardi Yahya mengatakan, dibawah kepemimpinan Gubernur H. Herman Deru, Pemprov. Sumsel sangat intens dan fokus dalam pengelolaan aset, terlebih setaip pemeriksaan dari Badan Pemerikasaan Keuangan (BPK) selalu terkendala disoal aset.

“Secara bertahap, mulai dari acara ini kita berkomitmen bersama kejaksaan tinggi dan jajarannya untuk membantu sepenuhnya  pengamanan aset baik itu aset bergerak maupun tidak bergerak,” ungkapnya.

Baca Juga :   Kotak Amal Keliling Hingga Sumbangan di Jalan

Mawardi berharap, hasil dari pertemuan FGD ini diharapkan akan menjadi rujukan bagi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada dilingkup Pemprov. Sumsel untuk serius dan fokus mengenai aset  yang ada di OPD masing-masing.

“OPD harus serius dan terbuka dalam pengamanan aset ini. Apalagi  kita  mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 5 kali, namun selalu catatannya mengenai aset. Oleh sebab itu kedepan ini, OPD harus serius mengenai aset agar tahu jelas keberadaannya,” tuturnya.

Kedepan, Mawardi menegaskan Pemprov Sumsel sepakat pengelolaan dan penertiban aset  menggunakan sistem aplikasi.

Baca Juga :   Herman Deru Lepas Keberangkatan Peackeeper Polisi dalam  Misi Perdamaian di Afrika Tengah 

“Pemprov Sumsel mengajak Kejati untuk bersama membantu menyelamatkan aset bergerak maupun tidak bergerak.  Saya mengharapkan dalam waktu dekat OPD sudah menginventarisi semua aset  dengan sistem aplikasi,” pungkasnya.

Sementara Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel Dr. Sugeng Purnomo, S.H.,M.Hum menyebutkan, jika ada  kesulitan dalam inventarisasi aset pihaaknya siap membantu.

“Dari aset yang telah diinventarisasi kemudian memetakan indentifikasi masalah. Karena aset yang satu dan lain pasti memiliki permasalahan yang berbeda . Baru setelah itu kita tentukan langkah apa yang kita ambil  apakah dengan musyawarah atau jalur hukum,” tandasnya. (ril/pen)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here