Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Advertorial Pemkab Banyuasin Peringati Hari Kesehatan Nasional ke 55

Pemkab Banyuasin Peringati Hari Kesehatan Nasional ke 55

Tanggal : Pukul :
216
0
Foto : Istimewa

Pangkalan Balai, Detik Sumsel- Pemerintah Kabupaten Banyuasin memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-55 Di Gedung Graha Sedulang Setudung, Jumat (29/11). Peringatan HKN ini dalam rangka Peningkatan Penting Hidup Sehat Serta Berkelanjutan dan dalam upaya menjadikan Kabupaten Banyuasin sebagai Kabupaten Sehat di Indonesia.

Adapun topik yang diangkat sebagai tema dari Hari Kesehatan Nasional 2019 adalah Generasi Sehat, Indonesia Unggul.

Bupati Banyuasin H. Askolani, SH., MH mengatakan, Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-55 ini merupakan momentum untuk merefleksikan sejauh mana keberhasilan pembangunan kesehatan yang telah dilaksanakan.

“Pentingnya mengedukasi masyarakat agar berperilaku sehat, perlunya mengajak masyarakat membiasakan hidup sehat, dan memberikan tanggung jawab menjaga diri sendiri, keluarga, dan lingkungannya untuk hidup sehat”, katanya.

Lebih Lanjut Bupati Askolani menyampaikan Berdasarkan Tabel status pendataan keluarga sehat Kabupaten Banyuasin terdapat 33 desa. Hanya 5 desa yg masuk Indeks Keluarga Sehat, Pangkalan Balai, Sembawa, Tanjung Lago, Margo Mulyo dan Sido Mulyo.

“Artinya Banyuasin masih banyak masyarakat yang belum sehat, Kita harus memberikan pelayanan Prima untuk Masyarakat Banyuasin, perlunya upaya inovasi di bidang layanan kesehatan. Inovasi yang dimaksud bertujuan untuk melakukan efisiensi tindakan-tindakan yang mahal dengan terobosan-terobosan yang baru”, tegasnya.

Ia berharap kepada Penyuluh Kesehatan teruslah bekerja penuh semangat untuk masyarakat Banyuasin demi terwujudnya Program Banyuasin Bangkit yaitu Banyuasin Prima.

Pada acara ini juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin dengan Ketua TP-PKK Kabupaten Banyuasin tentang peran Duta Cegah Stunting dalam pelaksanaan program prioritas nasional untuk pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Banyuasin. Serta Deklarasi Kelurahan dan Desa Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) dalam Kabupaten Banyuasin.

Diakhir acara dilakukan Penyerahan Kunci Kendaraan Operasional kepada 5 Puskesmas terbaik, yang terdiri dari : 2 unit Speed Boat, 1 unit Motor Nmax, 1 Unit Motor Trail, 2 unit Motor Roda tiga Pusling, 1 unit Mobil Ambulance dan dilanjutkan dengan peninjauan stand.

Turut Hadir PJ Sekda Banyuasin Dr. HM. Senen Har, S.IP, M. Si, Ketua TP-PKK Banyuasin dr. Sri Fitri Yanti Askolani, Unsur Forkopimda Banyuasin, Kepala OPD, Camat Se Kabupaten Banyuasin.

LAYANI DENGAN HATI

Bupati Banyuasin H Askolani minta Dokter Dan Perawat Layani pasien dengan hati, hal ini disampaikannya pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin di Gedung Geraha Sedulang Setudung. Dengan layanan yang penuh kasih sayang dan perhatian tersebut, akan mempercepat proses penyembuhan mereka maka buat mereka senyaman mungkin.

Menurut dia rumah Sakit- rumah sakit internasional luar negeri maupun rumah sakit kelas elit terkenal hebat dan profesional bukan karena ke ahlian para dokter maupun peralatan medis mereka, mereka terkenal dan dapat menjadi berkelas karena mereka prioritaskan pelayanan dan melayani dengan hati yang ikhlas, oleh sebab itu dirinya berharap kerja keras, kerja keras dan kerja Ikhlas yang menjadi moto Kabupaten Banyuasin Bangkit Adil Sejahtera dapat benar-benar diterapkan di setiap Rumah sakit, Puskesmas dan pelayanan kesehatan lainnya.

” Rumah sakit Malaysia hampir 30 persen mereka orang Indonesia, semua berasal dari Palembang, Sumatera Sumsel kenapa mereka tidak memilih di Indonesia, apa karena peralatan mereka canggih atau dokternya sehabat, ternyata tidak, mereka memilih kesana dan menghabiskan uang jutaan hanya mencari kenyamanan dan pelayanan yang terbaik, saya rasa jika kita terapkan rumah sakit, maupun puskesmas kita juga bisa seperti mereka” terangnya.

Lanjut Bupati, dari data yang diperoleh Kabupaten Banyuasin belum termasuk dalam zona Kabupaten sehat, oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten Banyuasin kedepan lebih gencar lagi melakukan terobosan-terobosan yang dapat mendukung Kabupaten Banyuasin menjadi salah satu kabupaten sehat di Indonesia yaitu dengan cara peningkatan kualitas pelayanan yang baik, peningkatan jumlah dokter masuk desa dan setiap puskesmas tersedia rawat inap 1×24 jam.

” Sesuai dengan program Kabupaten Banyuasin Bangkit Adil Sehat untuk Sejahtera maka kita akan tanamkan pelayanan prima, kami sadar kami belum mampu untuk memberikan gaji yang layak, namun dengan kerja keras, kerja Cerdas dan kerja Ihklas dalam melayani masyarakat insyaallah Allah SWT akan membalas semua kebaikan kita dengan berlipat ganda” tegasnya. (Adv)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here