Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Kriminal Pamen Polri Dilaporkan Dalam Kasus Penculikan dan Penganiayaan Pengacara

Pamen Polri Dilaporkan Dalam Kasus Penculikan dan Penganiayaan Pengacara

Tanggal : Pukul :
1007
0

Palembang, Detik Sumsel — Ulah koboy oknum Perwira menengah Mabes Polri, yang melakukan tindakan penculikan serta penganiayaan dan pengeroyokan terhadap seorang pengacara Ade Okta Saputra yang juga bendahara DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sumsel.

Akibat dari perbuatan oknum Perwira menengah ini, korban Ade Okta Saputra melalui kuasa hukumnya Aminuddin SH melaporkan Perwira menengah tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Kemuning Palembang Jumat (31/8).

Ditemui usai membuat laporan Aminuddin menceritakan peristiwa penculikan, penganiayaan dan pengeroyokan dilakukan oleh oknum Perwira menengah Mabes Polri terjadi di simpang empat Sukatani Dolog Jalan Sukatani, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako Kamis (30/8) sekitar pukul 23 : 30 WIB.

“Terlapor merupakan oknum Perwira menengah Mabes Polri dengan sengaja datang ke Palembang untuk menculik korban dengan dimasukkan ke dalam mobil milik terlapor sambil membawa stik Base Ball yang digunakan untuk menganiaya korban. Saat itu anak korban melihat kejadian lalu dikejar nya mobil tersebut. Tiba di simpang empat Sukatani Dolog, korban melompat dari mobil, tapi terlapor dan kawan kawan nya mengejar korban,”katanya kepada wartawan usai membuat laporan Jumat (31/8).

Dijelaskannya, motif dari pada penculikan dan penganiayaan yang dilakukan terlapor kepada korban dugaan terlapor memiliki dendam lama dengan korban. Tidak hanya menganiaya korban hingga menyebabkan leher, dada kanan korban memar serta memar ditangan kanan. Saat itu korban berlari masuk ke dalam mobil yang ada istri dan anaknya lalu terlapor menembaki ban mobil korban sebanyak lima kali tembakan.

“Terlapor kami laporkan tujuh pasal sekaligus pasal 328, 351, 170, 368, 363, dan UU Perlindungan anak dan pengrusakan karena mobil korban dirusak dan dipecahkan kaca nya. Dan kami berharap Polda Sumsel untuk mengusut kasus ini. Untuk etik nya kami akan melaporkan nya ke Propam Mabes Polri,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SPKT Polda Sumatera Selatan, AKBP Munaspin membenarkan adanya laporan korban bernomor LPB/660/VIII/2018/SPKT.

“Laporannya sedang dalam proses penyelidikan. Segera mungkin kami tindaklanjuti,” singkat, Munaspin saat dikonfirmasi wartawan online ini.(oji).

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here