Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Moratorium, BNN Belum Bisa Bentuk BNK Baru

Moratorium, BNN Belum Bisa Bentuk BNK Baru

Tanggal : Pukul :
115
0
Wakil Bupati Lahat, Haryanto, bersama Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Jhon Panjaitan, dan Kasat Narkoba Lahat, AKP Bobby Eltarik, diaela usai rapat. Foto Heru/DS

Lahat, Detik Sumsel — Keinginan pemerintah Kabupaten Lahat dibentukanya BNNK di Bumi Seganti Setungguan, nampaknya kembali harus ditunda. Pasalnya Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Jhon Turman Panjaitan mengatakan, Kemenpan telah mengeluarkan moratorium ditundanya pembentukan BNNK baru, karena persoalan anggaran.

Wakil Bupati Lahat, Haryanto SE MM MBA menjelaskan, keinginan Pemkab Lahat membentuk BNNK karena dinilai sudah mendesak. Dari 429 ribu penduduk, 360 desa, 24 kecamatan, dan 17 kelurahan, narkoba sudah masuk ketiap lingkungan masyarakat. Bahkan dari 527 napi di Lapas Klas II A Lahat, 75 persen tahanan kasus narkoba.

“Lahat ini sudah berumur 150 tahun, sudah beranak dua. Anaknya, Pagaralam dan Empat Lawang sudah ada BNNK, tapi Lahat sendiri belum ada,” ujar Haryanto, saat rapat persiapan pembentukan BNNK bersama Kepala BNNP¬† Sumsel, di Ofroom Pemkab Lahat, Selasa (10/9).

Lanjut Haryanto, sebagai bentuk kesiapan pemerintah, dalam pembentukan BNNK. Pemkab Lahat sudah menyiapkan untuk kantor, kendaraan, anggaran, dan sarana lainnya. Hanya saja saat ini, pembentukan nampaknya bakal kembali tertunda oleh moratorium Kemenpan.

“Kita sangat prihatin. Kalau narkoba terus berlanjut, bagaimana nasib generasi muda kita. Bayangkan saat ada hiburan orgen tunggal (OT), saat lewat pukul 24.00 WIB, lampu panggung mulai digelapkan. Inilah alasan dibutuhkannya kehadiran BNNK di Lahat,” ucap Haryanto.

Sementara, Brigjen Jhon Turman Panjaitan menjelaskan, usulan dibentuknya BNNK Lahat sudah sejak 2017 lalu. Namun saat itu Kemenpan sedang lakukan evaluasi terhadap 174 BNNK di Indonesia. Lalu mengeluarkan moratorium pembentukan BNNK, dengan alasan penguatan lembaga. Mulai dari SDM, sarana, dan anggaran.

“Selama Kemenpan masih lakukan moratorium, BNNK di Lahat jelas tidak bisa dibuka. Solusinya Pemkab bisa membentuk tim penanganan narkoba, tugasnya hanya bisa memberikan sosialisasi dan rehabilitasi. Kalau untuk pemberantasan, belum bisa,” jelas Jhon Turman Panjaitan. (heru).

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here