Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Kios Pertamini Dilalap Api, Satu Warga Tewas Terpanggang

Kios Pertamini Dilalap Api, Satu Warga Tewas Terpanggang

Tanggal : Pukul :
1369
0
Api saat melalap ruko milik Adrik. Foto Istimewa

Lahat, Detik Sumsel — Gulungan api merah setinggi sepuluh meter, kali ini melalap rumah milik Adrik Sukender (60), warga Desa Tanjung Payang, Kota Lahat, Minggu (20/10) sekitar pukul 06.00 WIB. Satu anggota keluarga Adrik, yakni Saharia (80), ayahnya, terpaksa kehilangan nyawa dengan tragis dalam musibah itu. Setelah Alm Saharia yang lagi terbaring sakit, tidak berhasil diselamatkan keluar dari kamarnya.

Dari data yang terhimpun hingga pukul 15.34 WIB. Kejadian menggemparkan warga di seberang Jembatan Benteng Lahat ini bermula, saat adanya warga mengendarai sepeda motor roda dua, mengisi BBM jenis Pertalite di warung milik Adrik. Menurut Sugeng (saksi mata red), saat itu kondisi motor masih dalam keadaan hidup. Tiba tiba muncul percikkan api dari tengki kendaraan.

Sugeng bersama pemilik motor yang belum diketahui identitasnya, sontak kaget. Namun seketika api langsung menjalar ke drum penampungan minyak, dengam sebutan warga Pertamini. Kobaran api langsung membesar, sejumlah tabung gas yang berada di warung ikut tersambar.

Kobaran api kian tidak terjinakkan, dan dengan cepat ikut melalap warung klontong milik Emi (55), ibu Adrik, berada persis disebelahnya. Api yang sudah menggulung besar, rupanya membuat warga tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan, keluarga dan warga tak sempat lagi menyelamatkan nyawa Saharia.

“Saat itu saya berada di sawah, tidak jauh dri lokasi kejadian. Memang masih sepi warga beraktifitas. Api sangat cepat membakar warung mak lintang. Memang terdengar suara letusan, tapi tidak tahu darimana asalnya,” kata Junaidi, warga sekitar.

Tidak lama petugas Damkar tiba di lokasi kejadian. Warga saat itu sudah berkerumun, tetangga sekitar terlihat ada yang hanya menonton dan mengunci pagar rumahnya. Beruntung setelah lima tengki air disemprotkan, api akhirnya tidak menjalar ke rumah warga sekitar.

Setelah dua jam penyiraman, api akhirnya bisa dijinakkan. Petugas damkar pun langsung mencari keberadaan Saharia, sayangnya saat ditemukan Saharia sudah dalam keadaan meninggal.

Tidak lama setelah api padam, Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK secara langsung mengecek lokasi kebakaran. Ferry turun langsung mencari tahu asal mula kejadian, yang menimpa keluarga anggotanya tersebut.

“Ya betul, satu orang meninggal dalam musibah ini. Belum diketahui berapa kerugian, terpantau ada satu unit mobil ikut terbakar. Kita berharap keluarga korban bisa tabah oleh musibah ini,” kata Ferry, disampaikan Paur Humas, Aiptu Lispono. (heru).

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here