Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda OKU Timur Kelompok Harimau Muncul di OKU Timur

Kelompok Harimau Muncul di OKU Timur

Tanggal : Pukul :
1942
1
Kelompok Harimau Muncul di OKU Timur
Camat dan pihak Koramil saat menemukan jejak harimau.

Martapura, Detik Sumsel- Terkait penemuan jejak harimau di Kecamatan Buay Pemuka Bangsa Raja tepatnya di belakang Kantor Puskesmas Desa Muncak Kabau pada Senin (13/1) Camat Buay Pemuka Bangsa Raja Muhammad Andrie mengeluarkan himbauan terhadap masyarakat nya.

Dari informasi masyarakat yang di share di salah satu grup Facebook Info OKU Timur (FIO) diduga harimau keluar dari habitatnya di sekitar lokasi perkebunan PT Laskar Kecamatan Bunga Mayang Timur, karena saat ini sedang berlangsung kegiatan Peremajaan Tanaman Sawit di PT Laskar Tersebut. Harimau yang di perkirakan berjumlah lima ekor terbagi dalam dua kelompok.

Baca Juga :   Ambulans RSUD Martapura Siap Antar Jemput Pasien

Harimau di perkirakan berjumlah lima ekor terbagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama dua harimau jantan dewasa, Kelompok Kedua terdiri 1 Ekor Betina Dewasa dan dua anakaan. Informasi jumlah Harimau ini Berdasarkan keterangan dari Putu salah satu anggota Koramil Kecamatan Buay Madang yang tengah Berburu Kijang, berpapasan dengan dua Harimau Dewasa.

Sementara Camat BP Bangsa Raja Muhammad Andrie membenarkan akan penemuan jejak harimau tersebut dan mengeluarkan imbauan terhadap masyarakat.

Baca Juga :   Ratusan Tiang PJU Tidak Berfungsi

Andre meminta masyarakat untuk tidak panik, dan jika ada masyarakat yang melihat segera melaporkan ke pihak berwajib TNI/Polri dan Pemerintah Kecamatan, sehingga pihak terkait dapat mengambil tindakan sesuai kewenangan.

“Yang jelas Warga harus tetap waspada juga terhadap dugaan penemuan jejak kaki harimau ini. Karena lokasi penemuan tersebut tidak jauh dari perkebunan warga,”pungkasnya. (sus)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

1 KOMENTAR

  1. Harimau di perkirakan berjumlah lima ekor terbagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama dua harimau jantan dewasa, Kelompok Kedua terdiri 1 Ekor Betina Dewasa dan dua anakaan. Informasi jumlah Harimau ini Berdasarkan keterangan dari Putu salah satu anggota Koramil Kecamatan Buay Madang yang tengah Berburu Kijang, berpapasan dengan dua Harimau Dewasa.

    KIJANG DIBURU OLEH ANGGOTA SALAH SATU ANGGOTA KORAMIL KECAMATAN BUAY MADANG, MAAF PAK MELENCENG SEDIKIT ” BUKANKAH KIJANG MERUPAKAN HEWAN YANG DI LINDUNGI NEGARA DENGAN BERDASARKAN UNDANG-UDANG NOMOR 5 Tahun 1990 (UU Konservasi Hayati)
    Ancaman sanksi pidana penjara maksimal sepuluh tahun dan denda paling banyak Rp200 juta diberikan kepada orang yang dengan sengaja melakukan kejahatan mengakibatkan perubahan atas keutuhan Kawasan suaka alam dan zona inti taman nasional, termasuk menambah atau mengurangi jenis satwa tidak asli. Ancaman sanksi pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp100 juta diberikan kepada orang yang dengan sengaja melakukan kejahatan berupa: menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup; menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan mati; mengeluarkan satwa yang dilindungi dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia; memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh, atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibuat dari bagian-bagian tersebut atau mengeluarkannya dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia; dan mengambil, merusak, memusnahkan, memperniagakan, menyimpan atau memiliki telur dan atau sarang satwa yang dillindungi.

    Maaf Pak jika salah, dan jika benar mohon kita ikuti aturan tersebut agar Sistem rantai makanan di alam tidak terganggu, Contohnya Harimau yang kini telah berkeliaran mencari makan dan habitatnya telah dirusak.

Tinggalkan Balasan ke Asak Akor Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here