Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Kelolah TPA Gunakan Sistem Control Landfill

Kelolah TPA Gunakan Sistem Control Landfill

Tanggal : Pukul :
99
0
Petugas TPA Sukarami Lahat saat lakukan penimbunan. Foto Istimewa

Lahat, Detik Sumsel — Banyaknya sampah yang dihasilkan masyarakat Lahat, ikut jadi perhatian Pemkab Lahat. Pasalnya jika tidak diolah dengan baik, tumpukan sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir bakal bertumpuk tidak beraturan. Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup Lahat terus melakukan upaya pengolahan dan terobosan, agar sampah bisa¬† diolah secara baik.

Seperti di TPA, Desa Sukarami, Kecamatan Gumay Talang, Lahat. Sejak dibangun tahun 2016 lalu, TPA seluas 9 hektar ini sudah meninggalkan 1 zona non aktif, dan 1 zona masih dijadikan tempat penampungan sampah. Dengan sistem pengolahan, control landfill alias dengan cara ditumpuk lalu ditimbun dengan tanah. Guna meredam bau dan mempercepat proses pembusukan.

“Tahun ini untuk penilaian Piala Adipura, 70 persennya di TPA. Beruntung sejak awal TPA sudah kita olah dengan baik,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lahat, Ir Agus Salman, melalui Kabid LB3 DLH Lahat, M Jonliadi SE, Senin (21/10).

Tahun ini estimasi sampah terkumpul per-hari mencapai 100 ton, dengan 19 armada yang digerakkan. 90 ton diantaranya sampah dari area Kota Lahat, dengan penyumbang terbesar sampah dari Pasar PTM dan Pasar Lematang Lahat. Sisanya sampah yang dikumpulkan dari masyarakat. Sedangkan 10 ton sisanya, sampah dari Kecamatan Gumay Talang, dibuang secara mandiri oleh masyarakat.

“Ada 19 armada yang bergerak, untuk 1 armada bebannya 5 ton sampah, dengan 3 kali pengangkutan per hari. Untuk sampah di masyarakat saja sampai 50-60 ton per-hari,” terang Kasi Peningkatan Kapasitas DLH Lahat, M Khairul.

Guna mengurangi tumpukan sampah masuk ke TPA, sebelumnya sudah dilakukan pemilahan. Mulai dari sampah dedaunan masuk ke rumah kompos, dan mengandalkan 40 pemulung binaan untuk memilah sampah bernilai jual.

“Agar bisa menampung sampah di 24 kecamatan, kita sudah mengusulkan 4 penambahan TPA. Walaupun kita kekurangan alat pengolahan, kita optimis saat penilaian adipura nanti TPA akan mendapat nilai bagus,” ujar Khairul. (heru).

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here