Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Olahraga Kantongi 40 Dukungan, Hendri Zainuddin Bertekad Tingkatkan Prestasi Olahraga Sumsel

Kantongi 40 Dukungan, Hendri Zainuddin Bertekad Tingkatkan Prestasi Olahraga Sumsel

Tanggal : Pukul :
1201
0
Panitia Penjaringan dan Penyaringan calon ketua KONI Sumsel berfoto bersama bakal calon.

Palembang, Detik Sumsel-Empat calon ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan (Sumsel) secara resmi mengambil formulir pendaftaran pada hari pertama di Sekretariat Panitia Penjaringam dan Penyaringan, Kamis (28/11).

Mereka terdiri dari Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTSMI) Sumsel M Aliandra P Gantada.

Manajer Sriwijaya FC yang juga merupakan Ketua Pengprov PABBSI Hendri Zainuddin, Ketua Harian Pengprov Pelti Sumsel Asnawi HD dan Ketua KONI Palembang Suparman Romans.

“Pada hari pertama, sudah kita terima empat nama yang mendaftarkan diri untuk maju menjadi calon ketum KONI Sumsel periode 2019-2013,” ungkap Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Caketum KONI Sumsel Sofwan Hariady, Kamis (28/11).

Hendri Zainuddin mengatakan, keputusannya mencalonkan diri karena berkarya dalam olahraga di Sumsel. Dia berharap bisa sama-sama dengan penggiat olahraga memajukan prestasi olahraga di Sumsel.

“Saat ini prestasi olahraga di Sumsel merosot. Nanti akan kita pelajari apa kendalanya, persoalannya sehingga mendapatkan jalan keluar dengan teman lain,” ungkapnya.

Baca Juga :   Hadapi Putaran Kedua, Sriwijaya FC Bidik 7 Pemain Liga 1

Hendri pun mengungkapkan visi dan misi dirinya maju ke KONI Sumsel. Ia berhasrat membawa olahraga di Sumsel ini unggul. Sementara misinya bagaimana atlet berprestasi dan berdaya.

“Pengurus cabor juga kita lecut untuk melakukan pergerakan cepat,” terangnya.

Hendri menyebut, jika ia sudah mengantongi 40 suara dari cabang olahraga KONI kabupaten/kota dan suara dari hak suara lainnya.

Mengenai syarat fakta integritas bagi Ketum KONI, yang membebankan prestasi olahraga harus naik di dua tahun kepemimpinannya, Hendri mengaku tak masalah.

“Kalau kriterianya di PON 2020, ya tidak bisa juga karena kriteria itu kan kapan masanya. Kalau takaran PON 2020, rasanya tidak adil karena PON itu hasil dari Porwil. Sementara di Porwil kita peringkat 9 dari 10 provinsi peserta. Artinya kita setuju dengan itu tapi berlakunya dari mana? Kalau PON 2020, rasanya tidak adil karena bukan pengurus kita,” tukasnya.

Baca Juga :   Muddai Siap Lepas Seluruh Saham PT.SOM

Sementara itu, Suparman Romans yang juga mendaftarkan diri maju dalam perebutan kursi Ketua KONI Sumsel mengatakan, jika ia satu tujuan besarnya mencalonkan diri, untuk membangkitkan prestasi Sumsel di tingkat nasional.

“Tadi saya sudah mendaftarkan diri, sebagai bentuk demokrasi di bidang olahraga. Tadi juga sudah diskusi dengan TPP, termasuk soal formulir dukungan,” ucapnya.

Jika terpilih nanti, ia akan bersinergi dengan KONI kabupaten/kota dan Pengrov serta semua pihak untuk kembali mengangkat prestasi atlet Sumatera Selatan di kaca nasional.

Senada disampaikan Ketua Harian Pengprov Pelti Sumsel Asnawi HD, usai mendaftarkan diri. Dia menyebut, jika ia sudah lama berkecimpung di dunia olahraga, dia tahu betul apa yang harus dipertahankan dan dilanjutkan jika ia nanti terpilih menjadi Ketum KONI Sumsel.

“Jadi, kita lanjutkan apa yang dianggap baik dari kepengurusan KONI Sumsel, dan kita perbaiki apa yang masih kurang,” pungkasnya. (Iyop)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here