Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Lifestyle Inovasi Teknologi, Laundry Pakaian Gunakan Koin

Inovasi Teknologi, Laundry Pakaian Gunakan Koin

Tanggal : Pukul :
558
0
Salah satu karyawan melakukan kegiatan mencuci dan mengeringkan pakaian dengan menggunakan mesin cuci canggih buatan Amerika dengan menggunakan coin khusus di Laundry Coin Wong Kito, Jl Musi Raya, Simpang Bombat, Palembang, Rabu (13/2).

Palembang, Detik Sumsel – Bisnis laundry di Palembang masih sangat menjanjikan. Apalagi Wong Kito Coin Laundry menerapkan konsep berbeda.

Inovasi teknologi yang berkembang saat ini sangat memudahkan hampir di semua pekerjaan. Salah satunya bisnis laundry yang sekarang mengusung konsep cuci baju hanya menggunakan koin.

Laundry yang berada di Jl Musi Raya Ruko Simpang Bombat No B4 Sialang Sako Palembang ini menawarkan sistem koin untuk setiap pencucian hingga proses pengeringan.

“Memang sistem pencucian yang kita terapkan berbeda dengan laundry lainnya karena yang kami gunakan dengan sistem koin,” ujar Tabita, Operational Manager Wong Kito Coin Laundry.

Saat ini, Wong Kito Coin Laundry juga memberikan promo setengah harga yang berlaku dari 15-28 Februari mendatang.

Konsumen yang ingin cucian terima beres cukup membeli empat koin seharga Rp 40 ribu lalu dan selama masa promo, saat pembayaran hanya membayar Rp 20 ribu saja.

“Ini juga berlaku bagi konsumen yang ingin mencuci baju sendiri, hanya perlu tiga koin saja seharga Rp 30 ribu, tetapi karena masih promo cukup bayar setengahnya saja,” terangnya.

Mesin yang digunakan oleh laundry ini juga diklaim lebih canggih dan memang banyak digunakan oleh laundry yang berada di negeri Paman Sam tersebut.

Dengan begitu, mesin cuci yang digunakan ini mampu dioperasikan hingga 24 jam karena mesin cucinya sudah masuk untuk segmen industri.

“Layanan yang kita berikan juga dijamin memuaskan konsumen, karena untuk satu mesin cuci hanya satu konsumen, kemudian bisa selesai (cuci dan pengering) selesai dalam satu jam,” bebernya.

Selain itu, mencuci dengan sistem koin ini juga lebih hemat karena untuk satu koin bisa mencuci untuk berat sampai tujuh kg dan untuk mengeringkan membutuhkan dua koin.

Untuk saat ini, Wong Kito Coin Laundry masih menggunakan tiga mesin untuk mencuci dan lima pengering. Menurut Tabita mesin pengering lebih banyak dibutuhkan agar antrian saat mengeringkan baju tidak terlalu lama.

Dalam sehari ditargetkan laundry yang baru buka beberapa hari ini bisa melayani 30 sampai 40 konsumen. Ke depannya jumlah mesin untuk mencuci dan pengering akan ditambah seiring dengan permintaan konsumen. (Tohir)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here