Iklan

Detik
Pemprov
Wakil Bupati Lahat, Haryanto SE saat membuka pelatiham tata kelola pariwisata. Foto Heru/DS

Haryanto Ingatkan Pengusaha Hotel di Lahat Bayar Pajak

Lahat, Detik Sumsel – Sebanyak 60 peserta, yang berasal dari pelaku usaha destinasi pariwisata, restoran dan hotel, mengikuti pelatihan tata kelola destinasi pariwisata, yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kabupaten Lahat. Menariknya, disela memberikan sambutan, Wakil Bupati Lahat, Haryanto S MM MBA, sedikit menyentil pelaku usaha hotel di Lahat.

“Mau bagaimana pun, hotel tolong bayar pajak,” ujar Haryanto, di Hotel Bukit Serelo, Senin (22/7). Dimana menurutnya, hotel merupakan faktor utama dalam dunia pariwisata. Walau tidak menyebut secara detail, hotel mana saja yang enggan membayar pajak.

Baca Juga :   Kemendagri Minta Persiapkan PLH Bupati OI

Lanjut Haryanto, saat ini sisi pelayanan dari pihak hotel dinilai masih minim, masih kurang lembut jika dibanding dengan hotel yang ada di Pulau Jawa. Mengingat tingginya pengunjung hotel, juga bisa dilihat dari tata cara pelayanannya ke pengunjung.

“Pelayanannya harus lembut, sopan. Memang adat kita keras, walau sebenarnya orangnya baik. Tapi orang luar yang datang tidak tahu, karakter orang Lahat itu keras, dengan hati lembut,” ucapnya.

Setelah mengikuti pelatihan ini, Haryanto berharap peserta dapat menerapkan bagaimana mengelola pariwisata. Sebab, katanya, Kabupaten Lahat dianugerahi sumber daya alam berupa batubara yang melimpah. Namun semua itu akan habis.

Baca Juga :   Ditagih Hutang, Suryadi Tusuk Adi Candra Tiga Lubang

“Tapi pariwisata tidak akan habis, megalit, air terjun kita berlimpah untuk dikelola,” tutup Haryanto. (heru)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Antusias Masyarakat Palembang Belajar Seni Melipat Tanjak dan Cara Pembuatan Gandik

Palembang, Detik Sumsel — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel bekerjasama dengan Kerukunan Keluarga Palembang (KKP) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *