Beranda Ekonomi Harga Daging Ayam Turun, Sumsel Alami Deflasi 0,14 Persen

Harga Daging Ayam Turun, Sumsel Alami Deflasi 0,14 Persen

Tanggal : Pukul :
362
0
Ilustrasi pedagang ayam potong. (Istimewa)

Palembang, Detik Sumsel –  Penurunan harga daging ayam ras di Kota Palembang sukses meredam inflasi di Sumatra Selatan pada Agustus 2018 menjadi deflasi 0,14 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, harga daging ayam dan telur yang beberapa bulan terakhir menyebabkan inflasi, mulai turun pada bulan lalu sehingga berdampak positif terhadap pengendalian inflasi.

“Penurunan harga ayam sebesar 9,44 persen tersebut berdampak signifikan terhadap inflasi di Sumsel,” katanya, Kamis (06/09).

Dia mengatakan pihaknya memantau perubahan harga terhadap 386 komoditas dimana terdapat 55 komoditas mengalami penurunan harga. Selain daging ayam ras dan telur ayam, penurunan harga bawang merah turut menaruh andil dalam pembentukan deflasi Agustus 2018.

Ia menjelaskan kelompok bahan makanan merupakan satu dari dua kelompok yang mengalami penurunan indeks harga. Selain itu ada pula kelompok sandang yang berperan terhadap deflasi.

“Sementara lima kelompok pengeluaran lainnya mengalami kenaikan harga, komoditasnya seperti harga kontrak rumah, biaya sekolah dasar dan seng,” ujarnya.

Dia menambahkan perkembangan indeks harga konsumsen (IHK) di Sumsel berdasarkan penghitungan di dua kota. Selain Palembang, pihaknya juga mencatat IHK di Kota Lubuklinggau.

Meskipun Lubuklinggau mengalami inflasi pada Agustus 2018, namun dinilai masih rendah yakni 0,07 persen sehingga laju inflasi Sumsel tetap terkendali. (May)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here