Beranda Ekonomi Hadapi Persaingan, JNE Persingkat Waktu Pengiriman

Hadapi Persaingan, JNE Persingkat Waktu Pengiriman

Tanggal : Pukul :
561
0
Detik Sumsel /Maya - Branch Manager JNE Cabang Pelembang, Muhammad Daud,  Rabu (12/09).

Palembang, Detik Sumsel – Tingginya peluang bisnis jasa pengiriman barang, membuat para pemilik modal mulai meliriknya sebagai prospek dan peluang baru untuk berbisnis.

Ini terlihat dari semakin banyaknya perusahaan jasa pengiriman yang tumbuh. Selama tahun 2018 ini saja ada JNT hingga Lion Parsel yang kembali memperluas jaringanya, dan terbaru ada Triplogic yang juga bergerak di bidang yang sama.

“Tahun ini persaingan cukup ketat dibandingkan tahun sebelumnya. Bila selama ini hanya ada 43 perusahaan yang tergabung dalam Asperindo, maka saat ini ada lebih 50 perusahaan yang bergerak di logistik di luar anggota Aprindo,” jelas Branch Manager JNE Cabang Pelembang, Muhammad Daud, ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (12/09).

Ia mengatakan, saat ini yang bisa dilakukan agar bisa bersaing dengan yang lain adalah mengatur strategi, misalnya melakukan perbaikan baik dari sisi sumber daya manusia (SDM) dan tentu saja memperbaiki dari sisi pengiriman.

Misalnya, untuk pengiriman Intrasiti atau pengiriman dari Palembang ke Palembang bisa sampai hari itu juga, jika pengiriman dilakukan di bawah jam 12 siang. Dan untuk pengiriman reguler yang biasanya sampai 2 hingga 3 hari, sekarang maksimal pengiriman dua hari sampai ke konsumen.

“Untuk tarif sampai saat ini belum ada penyesuaian, bahkan untuk pengiriman ke beberapa kota yang ada penerbangan langsung, seperti Palembang – Padang, Palembang – Bandung, Palembang – Jogjakarta, Palembang – Medan dan Palembang – Makasar. Harganya bisa lebih rendah bila dibandingkan sebelumnya, karena tidak melalui Jakarta,” katanya.

Sementara untuk pengiriman sendiri sampai sejauh ini tetap meningkat, tapi memang belum sesuai dengan yang diinginkan. Dalam sehari untuk target out going baru mencapai angka 5 ton per hari, dan untuk incomming per hari mencapai 15 sampai 18 ton.

Dari total pengiriman yang masuk, e- commerce mendominasi pengiriman, karena sejauh ini marketnya paling mendominasi secara nasional di angka 20 sampai 30 persen. Untuk Palembang menyumbang 5 sampai 10 persen dari total pengiriman. (May)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here