Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Guru di Lahat Curhat ke Dewan, Alfarenzi: Bisa Lapor Ke Komisi ASN

Guru di Lahat Curhat ke Dewan, Alfarenzi: Bisa Lapor Ke Komisi ASN

Tanggal : Pukul :
405
0
Guru di Lahat Curhat ke Dewan, Alfarenzi: Bisa Lapor Ke Komisi ASN
Anggota DPRD Sumsel, Alfarenzi Panggar Besi. Foto Heru/DS

Lahat, Detik Sumsel — Terkait ada eks lima guru PNS SMP Negeri 1 Jarai yang Senin (13/1) lalu, curhat ke Komisi IV DPRD Lahat. Lantaran merasa keberatan dimutasi sepihak ke sekolah lain, di kecamatan yang bertetanggaan dengan Kecamatan Jarai. Anggota DPRD Sumsel, Alfarenzi Panggar Besi juga angkat bicara, katanya terkait mutasi kembalikan saja pada aturan.

“Jika kelima guru itu merasa keberatan, karena mutasi tidak sesuai prosedur. Bisa saja 5 guru itu mengajukan keberatan dan protes secara tertulis ke Komisi ASN,” ujar Alfarenzi, via seluler Selasa (14/1).

Menurut anggota DPRD Sumsel asal Dapil 7 salah satunya Kabupaten Lahat ini, setelah adanya laporan Komisi ASN baru bisa melakukan pemeriksaan, apakah ada kesalahan atau sudah sesuai aturan. Karena pada dasarnya pejabat tidak bisa seenaknya memecat dan memutasi ASN, harus dilakukan sesuai prosedur.

Baca Juga :   Polisi Usut Kematian Mita Korban Kesentrum Kabel PLN

“Semuanya harus sesuai prosedur. Apalagi kepala daerah adalah pembina ASN. Bersikaplah adil dan profesional. Saya kira Bupati Lahat, akan bersikap profesional,” sampainya.

Menurut Merry, salah seorang guru yang mengalami mutasi, dirinya bersama empat rekan kerjanya, tidak mengetahui duduk persoalan, apa yang menyebabkan mereka dipindahtugaskan ke sekolah lain.

“Tiba-tiba SK dari Dinas Pendidikan sudah terbit. Makanya kami menyampaikan ini ke dewan. Ada dua guru diantara kami dua tahun lagi pensiun,” ujarnya, kepada Komisi IV DPRD Lahat.

Baca Juga :   Cik Ujang Lantik 13 Pejabat Pemkab Lahat

Sementara, Ketua Komisi lV DPRD Lahat, Arry Amd menyatakan, akan meminta klasifikasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat. “Kami sudah mendengar keterangan dari lima guru itu. Selanjutnya kami akan minta penjelasan dari Dinas Pendidikan, apa yang terjadi,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, Drs H Suhirdin MM mengatakan, bagi seorang PNS mutasi merupakan hal biasa. Sehingga mutasi terhadap lima guru tersebut juga biasa terjadi.

“Saya juga sudah puluhan kali mutasi. Tidak ada yang harus dipersoal,” tegasnya.(heru)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here