Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Daerah Disiksa dan Hendak Dibunuh Napi Lapas Kayuagung Surati Kalapas

Disiksa dan Hendak Dibunuh Napi Lapas Kayuagung Surati Kalapas

Tanggal : Pukul :
339
0
Disiksa dan Hendak Dibunuh Napi Lapas Kayuagung Surati Kalapas
Surat tulis tangan Napi Lapas Kayuagung yang mengaku disiksa dan hendak dibunuh oleh sesama Napi

Kayuagung, Detik Sumsel — Pengakuan mengejutkan datang dari salah satu warga binaan kasus Tipikor di Lapas Kayuagung.

Surat yang diduga ditulis tangan oleh Mus Andrian yang divonis pengadilan 7 tahun 6 bulan tersebut dikirim pada 17 Februari 2020 tertuju kepada Kepala Lapas Kayuagung, Hamdi Hasibuan.

Dalam surat Mus Andrian yang telah menjalani masa tahanan 6 tahun 9 bulan itu menyampaikan tiga permintaan kepada Kepala Lapas.

Di poin pertama, Mus meminta dan memohon solusi persoalannya terkait hutang piutang.

“Saya selaku warga binaan Lapas Kayuagung saat ini memohon solusi pemecahan dikarenakan masalah yang saya hadapi saat ini masalah hutang-piutang,” tulisnya.

Baca Juga :   Laporan Jalan Ditempat, Korban Penipuan Ini Datangi Itwasda Polda Sumsel

Pada poin kedua, Mus menuliskan seraya mengaku dipukul, disiksa dan di massa. Bahkan Mus mengaku hendak dibunuh.

“Tolong pak, nyawa saya terancam, meski saya dipindah ke kamar lain. Saya dilempar pakai batu, kayu, air kencing serta dipukuli beramai-ramai. Tolong saya pak (Kalapas),” tulisnya lagi.

Mus mengaku muka, dada, tangan, kaki hingga kepala dan tubuhnya sudah tidak kuat menahan siksaan.

“Bahkan alat vital saya juga dipukul,” tulis Mus dalam surat.

Baca Juga :   DPO Begal di Musi II Tersungkur Dipelor

Pada poin ketiga, Mus mengaku sudah berulang kali melaporkan ke petugas lapas. Namun tetap mendapat penyiksaan.

“Apakah saya harus melapor kepada aparat dan lembaga bantuan hukum. Saya akan suruh keluarga saya untuk mem visum penganiayaan ini,” tulisnya lagi.

Di Akhir surat, Mus mengaku menulis surat itu dalam keadaan penuh rasa ketakutan. Dia meminta Kalapas cepat bertindak.

Terpisah, Kepala Lapas Kelas III Kayuagung Hamdi Hasibuan saat dikonfirmasi hingga sore Jumat (28/2/2020) melalui pesan singkat whatsapp tak kunjung dibalas.(Iyan)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here