Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Dianggap Merusak Barang Negara, BPPD Laporkan Bakso Granat Mas Aziz

Dianggap Merusak Barang Negara, BPPD Laporkan Bakso Granat Mas Aziz

Tanggal : Pukul :
4281
0
Pihak BPPD Palembang saat mendatangi Warung Bakso Granat Mas Aziz, Kamis (05/09)

Palembang, Detik Sumsel – Setelah mendapati Surat Peringatan (SP) tiga dari Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Palembang serta belum melakukan pemasangan E-Tax, pihak BPPD akan lakukan proses terhadap Bakso Granat Mas Aziz, Jalan Inspektur Marzuki, Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I Palembang.

“Karena saat ini SP tiga dan hingga saat ini belum dipasang alat, maka akan tetap kita proses, setelah ini yang bersangkutan akan kita panggil ke kantor untuk kita selesaikan ke tahap berikutnya,” ungkap Sekretaris BPPD Palembang, Ikhsan Tosni saat mendatangi warung Bakso Granat Mas Aziz, Kamis (05/09).

Ikhsan juga memaparkan, bahwa pemasangan e-tax tersebut sebenarnya telah dilakukan pada hari Rabu (04/09) kemarin, namun dilakukan perusakan dengan kronologis, bahwa telah dilakukan pemasangan e-tax pada pukul 13.00 kemarin. Namun setelah dilakukan pengecekan pada pukul 14.40 sinyal e-tax nampak Offline sehingga dilakukan pengecekan di lokasi dan nampak kondisi e-tax telah dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga :   Program PKH Dinilai Tidak Tepat Sasaran

“Dan atas perbuatan ini telah kita teruskan ke pihak yang berwajib. Meski proses hukum jalan, namun alat harus terus tetap dipasang,” tegasnya.

Sementara, terkait adanya pemutusan kabel alat perekam pajak yang disinyalir dilakukan oleh kerabat pemilik warung bakso tersebut, Ikhsan Tosni menyebutkan bahwa tindakan tersebut telah memiliki ranah hukum tersendiri dan akan diserahkan kepada pihak yang berwenang. “Itu sudah ada ranah hukumnya, karena telah merusak barang negara,” ujarnya.

Baca Juga :   Usai Asap, Warga Khawatir Banjir
Kedatangan pihak BPPD ke warung Bakso Granat Mas Aziz

Masih dikatakannya, untuk saat ini pihaknya belum melakukan penyegelan terhadap warung bakso yang cukup terkenal di kota Palembang tersebut. Menurut Ikhsan, akan ada tahapan lanjutan yang akan dilakukan pihaknya dan akan dilakukan pembahasan kembali.

“Waktunya satu minggu untuk kita lakukan ke tahapan-tahapan selanjutnya. Baru kali ini kita temukan hal seperti ini, dan kita lihat dalam satu minggu ini setelah kita lakukan tahapan prosesnya,” pungkasnya. (Wira)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here