Beranda Palembang Berkat Global Qurban-ACT, Warga Pulau Salah Nama Akhirnya Bisa Makan Daging

Berkat Global Qurban-ACT, Warga Pulau Salah Nama Akhirnya Bisa Makan Daging

Tanggal : Pukul :
691
0
Anak-anak Pulau Salah Nama berlari kegingaran membawa daging dari Global Qurban-ACT

Untuk pertama kalinya, warga Pulau Salah Nama, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan bisa menikmati daging qurban. Rasa bahagiapun terpancar dari wajah warga yang berada di daerah perairan, jauh dari pusat kota tersebut.


Anak-anak Pulau Salah Nama langsung berlarian ke tepi sungai Musi ketika melihat kapal Global Qurban-ACT bersandar di pesisir sungai. Mereka kegirangan sembari berteriak “Hore Makan Daging”. Sementara di balik jendela rumah panggung, terlihat beberapa orang tua mereka tersenyum menyaksikan penyambutan itu, sama dengan anak-anak mereka, para orang tuapun ikut bahagia.

Tahun ini, Global Qurban-ACT menyasar pulau terpencil yang jauh dari sentuhan orang kota. Pulau Salah Nama dipilih karena selain menjadi binaan ACT, juga dinilai sangat membutuhkan bantuan karena untuk sampai ke Pulau ini saja, butuh waktu 1,5-2 jam dari Palembang menggunakan perahu. Sehingga daerah ini belum tersentuh maksimal oleh pemerintah. “Alhamdulillah, kalu bukan pas qurban kayak ini, dak temakan kami di daging sapi, Dek.” ungkap Ibu Suriati salah satu warga menerima Global Qurban-ACT, Kamis (23/8).

ACT Sumsel melakukan pemotongan 5 ekor sapi dan 3 ekor kambing, bekerja sama dengan BNI Syariah dan SDIT Mutiara Azzam. Selain dimasak, daging hewan juga didistribusikan ke 10 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sumatera Selatan. Salah satu titik distribusi kepada 350 jiwa warga di Salah Nama. “Tahun lalu bahkan tidak ada hewan qurban yang dipotong di Pulau Salah Nama,” sambungnya menggunakan logat daerah.

Baca Juga :   Kadis PU Tinjau Lokasi Pembangunan

Senada dengan perasaan Suriati, Ketua RT Pulau Salah Nama, Shaleh juga mengaku sangat bersyukur warganya mendapatkan kiriman daging qurban. Menurutnya, ini menjadi tahun pertama kampungnya mendapatkan qurban dari luar. “Kami bersyukur sekali dengan bantuan Global Qurban ACT, akhirnya semua warga kami bisa makan daging sapi idul adha ini.” tuturnya.

Global Qurban ACT Menyasar Daerah Rawan Akidah

Panitia Global Qurban ACT memberikan daging masak kepada masyarakat.

Branch Manager ACT Sumsel, Ardiansyah mengatakan Pulau Salah Nama dipilih sebagai titik distribusi karena tim ACT-MRI mendengar tidak ada hewan yang dipotong di Salah Nama tahun lalu. Selain itu, Salah Nama juga merupakan salah satu desa binaan ACT Sumsel. “Seperti tema Qurban kita tahun ini, Indonesia Berqurban, Bangsa dan dunia menikmatinya, maka harapan kita semua masyarakat dapat merasakan lezatnya daging qurban di hari Idul Adha,” kata Ardiansyah.

Dikatakan, berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini daging qurban ACT tidak hanya dipotong dan didistribusikan saja, tapi juga dimasak dan dimakan bersama warga di sekitar tempat pemotongan. Dari lima sapi yang dipotong, satu dibagikan dalam bentuk masakan, sedangkan Empat lainnya didistribusikan ke kantong kemiskinan dan bencana.

Baca Juga :   Masturbasi Bisa Bakar Banyak Kalori

“Momentum qurban bukan hanya kita bagi-bagi daging, tapi ada nilai lain yang ingin kita lakukan salah satunya menjaga aqidah ummat Islam. Untuk itu, kami juga menyasar daerah rawan aqidah dalam rangka menguatkan aqidah ummat,” ujarnya.

Dikatakan, tahun ini qurban ACT melibatkan 20 relawan dan puluhan warga untuk mengurus dan memasak daging qurban menjadi menu rendang, malbi dan pindang tulang. Ratusan masyarakat yang tinggal di sekitar tempat pemotongan diundang untuk menikmati bersama hidangan yang disiapkan.

“Secara nasional ACT menargetkan memotong hewan qurban sebanyak 50.000 setara kambing. Sedangkan yang sudah dipotong sebanyak 32.000 setara kambing. Sebagian besar difokuskan pada daerah bencana di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Selain itu, ACT juga memotong di daerah konflik di luar negeri seperti Palestina, Suriah, Yaman, Rohingya, Sudan, dan daerah bencana kelaparan Somalia,” tukasnya. (Buy)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here